Provinsi Kalimantan Selatan siap mewujudkan swasembada daging sapi pada 2014.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan Maskamian Andjam di Banjarbaru, Minggu, mengatakan, pihaknya siap mendukung program nasional yang dicanangkan pemerintah dalam upaya memenuhi kebutuhan dan konsumsi masyarakat terhadap daging sapi di setiap wilayah provinsi tersebut.

"Saat ini Kalsel sudah mampu memenuhi kecukupan daging walaupun daging yang dikonsumsi masyarakat tidak seluruhnya daging sapi tetapi juga daging kambing dan unggas," ungkapnya.

Selain mampu memenuhi kecukupan daging bagi masyarakat setempat Kalsel juga sudah mampu menyuplai kebutuhan daging terutama sapi potong ke provinsi lain seperti Kalteng dan Kaltim.

Bahkan, kata dia, kebutuhan sapi potong bagi provinsi Kalteng tergantung pasokan dari Kalsel karena baik bibit maupun sapi siap potong harganya lebih murah dibanding membeli dari daerah lain.

"Kemampuan mensuplai sapi potong ke provinsi lain itu karena ketersediaan sapi potong sudah mampu memenuhi kebutuhan daerah sendiri yang jumlahnya mencapai 36 ribu ekor per tahun," ujar dia.

Dikatakan, salah satu langkah strategis yang ditempuh untuk mewujudkan swasembada daging sapi adalah menyiapkan Unit Layanan Inseminasi Buatan (ULIB) yang siap memberikan pelayanan inseminasi buatan pada ternak sapi.

"Pembangunan ULIB sudah disiapkan di seluruh kabupaten dan kota di Kalsel sehingga mampu memberikan pelayanan inseminasi buatan dalam upaya meningkatkan populasi sapi," ujarnya.

Ditambahkan, selain pembangunan ULIB, pihaknya melalui bantuan sosial yang didukung pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Kalsel juga mendorong pengembangbiakan ternak sapi terutama sapi bibit.

Bantuan sosial dari Direktorat Jenderal Peternakan Kementerian Pertanian yang telah diserahkan kepada beberapa kelompok tani ternak yang tersebar di Kalsel pada 2010 jumlahnya mencapai Rp12 miliar.(Rzl/A)


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026