Empat orang TNI-AD di wilayah Kalimantan Selatan di berikan sanksi tilang karena melakukan pelanggaran saat Detasemen Polisi Militer VI/2 Banjarmasin melakukan razia militer.







Komandan Satuan Pelaksana Pemeliharaan dan Ketertiban Den Pom VI/2 Banjarmasin, Kapten CPM, Supandiono di Banjarmasin, Rabu mengatakan, razia ini dilakukan untuk melakukan penertiban terhadap anggota TNI dari unsur TNI-AD.







Dalam razia yang dilaksanakan sekitar pukul 11.00 wita hingga 12.30 wita itu menjaring empat oknum TNI-AD yang melakukan pelanggaran tata tertib dan pelanggaran lalu lintas.







Bukan itu saja, dalam razia tersebut Polisi Militer juga menegur masyarakat sipil yang kedapatan memakai atribut militer, dan menyuruh melepasnya dan diberikan surat teguran agar tidak menggunakan atribut militer.







Dijelaskan lagi, tujuan razia tersebut untuk melakukan menertibkan setiap anggota TNI-AD yang tidak taat terhadap aturan seperti, tidak memilik SIM saat mengendarai kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat.







Serta tidak memilik atau membawa surat izin keluar markas, dan menertibkan setiap kendaraan bermotor yang di plat nomor kendaraan pribadinya terdapat stiker kecil plat nomor dinas militer.







"Razia militer khusus TNI-AD ini akan kita lakukan secara rutin, namun untuk waktu dan tempat tetap kita rahasiakan, yang kedapatan melanggar akan kita tindak tegas sesuai aturan yang ada," terangnya kepada ANTARA.







Pandiono juga menjelaskan, empat orang TNI-AD itu melakukan pelanggaran yang berbeda, diantaranya dua orang TNI melakukan pelanggaran tata tertib dan dua orang TNI lainnya melakukan pelanggaran lalu lintas.







Bagi TNI yang melakukan pelanggaran tata tertib akan di serahkan ke pihak atasan hukumnya masing-masing satuan, dan TNI yang melakukan pelanggaran lalu lintas akan menjalani sidang disiplin di Mahkamah Militer Banjarbaru.







"Razia yang kita lakukan ini hanya di khususkan terhadap TNI-AD karena saat ini semua unsur TNI sudah memiliki Polisi Militernya masing-masing, kecuali razia gabungan baru kita bisa menertibkan semua unsur TNI dan Polri," tutur pria berbadan tegap dan ramah itu. (Gun)



Pewarta:

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013