Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kota Banjarmasin melepas pengiriman sebanyak 55 kontingen qori/qoriah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-30 tahun 2018 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Tabalong.
    
Pelepasan qori/qoriah yang akan berkompetisi pada MTQ provinsi yang akan digelar 1-9 November 2018 tersebut dilakukan Wakil Wali Kota Banjrmasin H Hermansyah di pelatran Balikota Banjarmasin, Senin.
     
Wakil Wali Kota Banjarmasin H Hermansyah mengharapkan, para kontingen MTQ Kota Banjarmasin ini dapat mempertahankan gelar juara umum yang sudah diraih pad 2017.
      
"Tahun lau kita sebagi tuan rumah MTQ dapat meraih gelar juar umum, tahun ini ditempat lain harus dapt dipertahankan," tuturnya.
      
Dia pun yakin, para qori dan qoriah yang dikirim tersebut akn dapat meraih prestasi yang tinggi, sebab direkrutnya melalui seleksi yang ketat dari tingkat kecamatan hingga kota.
      
"Apalagi salah satu qori di daerah kita ini sudah meraih prestasi terbaik pada MTQ Nasional 2018 di Medan, yakni, Rizqoon pad katgore remaja," paprnya.
      
Hermansyah berharap, prestasi yang diraih Rizqoon ini akan dapat memacu semangat par qori dan qoriah lainnya untuk mengeluarkan bakat terbaiknya demi prestasi yang lebih tinggi dan membanggakan nama daerah hingga negara.
      
"Kita ingin pad MTQ nasional selanjutnya akan banyak lagi qori dan qoriah dari daerah kita ini yang mengukir prestasi, hingga bisa berlaga di tingkat internasional sebagimana Rizqoon," tuturnya.
      
Sementar itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin HM Rifi'i mengharpkan, kontingen MTQ Kota Banjarmasin dapt mengukir prestasi sebagiman tahun-tahun sebelumnya, yakni, pad 2015 MTQ di Balangan sebagi juara umum dan MTQ tahun 2017 di Banjarmasin sebagai juara umum pula.
      
"Maka dari itu saya berpesan kepada para qori dan qoriah harus menjaga performa menjelang lomba ini," tuturnya.
      
Dia mengharpkan, tidak hanya kesehatn fisik, namun juga seorang qori juga harus menjaga makan, pisikolgi dan istirahat yang cukup.
     
"Terlebih penting lagi semuanya saat berada di sana harus menunjukkan budi pekerti yang baik, jadi tidak hanya prestasi yang kita kejar, namun juga nama baik kontingen harus dijaga saat berada di daerah lain tersebut," pungkasnya.

Pewarta: Sukarli

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018