Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Kementerian Pertanian memuji Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor dalam menggerakkan seluruh pihak terkait untuk peduli dengan perkembangan sektor pertanian.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Pending Dadih Permana di Banjarbaru, Senin, mengatakan keberhasilan pelaksanaan Hari Pangan Sedunia ke-38 di Desa Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, salah satunya karena gubernur selalu terlibat langsung sejak awal persiapan hingga akhir penutupan.

Pending menceritakan bagaimana gubernur selalu ada dan berkoordinasi dengan kementerian pertanian.

"Waktu saya mau datang ke Kalsel, gubernur selalu ada, bahkan menunggu kedatangan kami yang terlambat," ujarnya.

Kemudian di waktu lainnya kami mau datang, gubernur juga sudah ada di lahan persawahan dan sudah berlumpur-lumpur, karena ikut menanam padi di sawah.

"Saat itu, saya jadi malu sendiri," katanya.

Pending mengakui keteladanan yang luar biasa dari seorang Gubernur Kalsel yang biasa disebut Paman Birin, karena mampu menggerakkan semua komponen masyarakat untuk berpartisipasi dalam menanam padi di lahan HPS di Desa Jejangkit Muara.

Provinsi tertua di Pulau Kalimantan ini, tambah dia akan tercatat dalam sejarah pertanian di Nusantara, sebagai salah satu penyelenggara HPS terbaik dan termewah sepanjang sejarah.

Menurut Pending, Kalsel menjadi salah satu daerah di Indonesia yang akan menjadi lumbung pangan dunia di 2045 mendatang.

"Kalau boleh saya katakan satu kata untuk Kalsel, yaitu Kalsel Luar Biasa. Kalau boleh ditambah satu kata, Kalsel sangat luar biasa. Kalau boleh ditambahkan satu kata lagi, maka Kalsel sangat-sangat luar biasa," jelasnya.

Kemauan kuat gubernur mengembangkan pertanian di Desa Jejangkit, yang dibuktikan dengan selalu berada di lokasi pelaksanaan HPS, mampu menggerakkan seluruh komponen masyarakat untuk ikut bertani di daerah tersebut.

Bukan hanya sebagian besar bupati dari berbagai kabupaten di Kalsel, yang secara bergiliran ikut menanam padi di sawah, tetapi juga sektor perbankkan, swsata, pelajar, mahasiswa, wartawan, TNI, kepolisian dan lainnya, ikut berpartisipasi menanam padi di lokasi tersebut.

Sebelumnya, Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 2018 yang mulai digelar sejak 18 Oktober lalu, resmi ditutup Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Minggu (21/10) pagi, di Halaman Kantor Setdaptov Kalsel.

Gubernur Kalsel mengaku bangga atas kesuksesan penyelenggaraan HPS yang untuk pertama kalinya di selenggarakan di Provinsi Kalsel.

"Terima kasih dan rasa bangga saya sampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat bekerja keras siang dan malam mempersiapkan acara ini, hingga berlangsung dengan sukses," katanya.
 

Pewarta: Ulul Maskuriah

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018