Barabai, (Antaranews Kalsel) - Warga Desa Awang Kecamatan Batang Alai Utara yang bernama Arbaniansyah (52) ini mengaku hanya pasrah melihat rumah yang didiaminya selama 25 Tahun di bongkar habis oleh aparat TNI, Rabu (17/10).

Duda yang tinggal bersama anak bungsunya bernama Amanatul Asimah dan sekolah kelas VIII SMP Sumanggi serta cucunya Ikhsan Naparin (8) yang masih duduk di bangku kelas 2 SD itu rumahnya merupakan sasaran pembangunan fisik program TMMD 103 Tahun 2018 di Kabupaten HST.

"Saya merasa terharu dan sedih karena tidak pernah menyangka rumah gubuk saya akan direnovasi menjadi lebih baik," kata Arbaniansyah.

Menurutnya secara pribadi jelas Dia tidak mampu untuk merehap dan menganti rumahnya yang sudah reot dan hampir banyak rusaknya, karena hanya bermata pencaharian sebagai petani dan tidak memperoleh penghasilan tetap.

"Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah dan khususnya jajaran TNI yang telah melakukan bedah rumah kami menjadi lebih layak dan kami berjanji akan merawatnya sebaik mungkin," katanya.

Danki TMMD ke 103 wilayah Kodim 1002/Barabai Kapten Arh Sulasito menyampaikan bahwa rumah Arbaniansyah terpaksa keseluruhan harus dirobohkan karena kondisinya yang sudah lapuk.

Hal itu menurutnya untuk mempermudah proses rehab dan pembangunan yang akan diganti dengan bahan-bahan yang lebih baik serta layak untuk ditinggali oleh sebuah keluarga.

"Rumahnya akan kita bangunkan berukuran 4x6 dan lengkap dengan fasilitas rumah sehat seperti adanya WC, pentilasi yang cukup untuk pertukaran udara dan yang pasti penghuninya merasa nyaman," katanya.

Baca juga: Tentara bongkar rumah Sopyan yang atapnya bocor dan dinding berlobang
Baca juga: TMMD ke-103 di HST, bangun jalan sepanjang 2,1 Km

Pewarta: M. Taupik Rahman

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018