Dinas Tata Kota dan Kebersihan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, melaksanakan program pengolahan sampah daur ulang sebagai upaya mengolah sampah menjadi barang bermanfaat.

Sebanyak enam kelompok yang tersebar di dua kecamatan masing-masing di Kelurahan Agung, Kelurahan Hikun, Desa Sulingan, Kelurahan Pembataan dan Desa Mabuun Kecamatan Murung Pudak menjadi demplot atau percontohan untuk pengolahan sampah daur ulang tersebut, kata Kabid Kebersihan dan Persampahan Distako Tabalong Chazairin di Tanjung, ibu kota Tabalong, Senin.

"Melalui program pengolahan sampah daur ulang, kami juga ingin mempersiapkan pembentukan kelembagaan pengolahan sampah di tingkat desa dan kelurahan," jelasnya.

Untuk melatih masyarakat mengolah sampah daur ulang menjadi aneka barang kerajinan, Distako bekerja sama dengan rumah belajar Saraba Kawa yang terlebih dulu mempopulerkan sampah daur ulang di Tabalong.

Jenis sampah yang dimanfaatkan menjadi aneka barang kerajinan atau suvenir di antaranya bungkus plastik, botol minuman hingga sedotan plastik.

Sebelumnya Rumah Belajar Tabalong juga menggelar pelatihan sampah daur ulang bagi kelompok masyarakat swadaya di Desa Kinarum Kecamatan Upau.

Bahkan produk daur ulang dari Rumah Belajar mendapat kesempatan dipamerkan pada salah satu stan pada Pekan Lingkungan Hidup 2012 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Di Tabalong pengembangan produk daur ulang telah disebarluaskan dan diajarkan dalam Komunitas Belajar Bersama yang melibatkan sejumlah staf di Perkumpulan Pusaka Tabalong.

"Dengan komunitas berlajar bersama sampah daur ulang, kami bisa memberikan pelatihan membuat berbagai produk sampah daur ulang dari sampah plastih," jelas Erma, salah satu staf Rumah Belajar.C

Pewarta:

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012