Banjarbaru (Antaranews Kalsel) - Museum Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan di Kota Banjarbaru, memamerkan kain khas dari berbagai penjuru Borneo atau Pulau Kalimantan dalam pameran Wastra Borneo ke-6 pada 25 April-3 Mei 2018.


Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hari Widiyanto di Kota Banjarbaru, Rabu mengatakan, pameran ini sangat bagus bagi pelestarian kain.

"Kegiatan ini sangat bagus karena tujuannya mencari perbedaan maupun kesamaan adat budaya yang bermuara pada pelestarian kain asli Borneo," ujar dia di sela-sela kegiatan.

Ia mengatakan, tujuan itu pula yang membuat Museum Brunei Darussalam dan Museum Malaysia berstatus peserta tetap yang ikut memamerkan aneka kain khas daerah asal dua negara itu.?

Menurut dia, kain tradisional daerah mengandung unsur ritual, budaya, etnik dan filosofi, sehingga harus dilestarikan dengan unsur modern sebagai warisan budaya suatu daerah atau negara.

"Museum sebagai tempat menyimpan benda-benda bersejarah, termasuk kain, memiliki tugas mulai mengangkat dan menyampaikan ke masyarakat khasanah kain tradisional Borneo," ungkapnya.

Dijelaskan dia, kain tradisional dari Brunei Darussalam dan Malaysia pasti memiliki perbedaan dan persamaan corak, antara kain khas yang berasal dari Borneo yang menjadi sebutan Pulau Kalimantan.

Kawasan Borneo atau Pulau Kalimantan meliputi lima provinsi yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan provinsi baru yakni Kalimantan Utara.

"Borneo atau Pulau Kalimantan itu satu rumpun budaya, sehingga antara peserta pameran bisa saling mencari persamaan di antara perbedaan kain tradisional," ucapnya.

Kepala Museum Lambung Mangkurat Ikhlas Budi Prayogo mengatakan, delapan museum se-Pulau Kalimantan dan dua museum asal Jawa Tengah, menampilkan aneka khasanah kain asli daerah.

"Salah satu kain yang ditampilkan Kalsel yakni tenun Sungai Tabukan asal Kabupaten Hulu Sungai Utara yang sudah hampir punah karena perajinnya tinggal beberapa orang," ujarnya.

Dikatakan, Wastra Borneo ke-6 adalah kelanjutan dari Wastra Nusantara yang sempat digelar pada 2011 di Jakarta dan? tuan rumah penyelenggaran pertama di Museum Pontianak.

Kemudian Museum Serawak, Brunei Darussalam, Sintang, Sabah Malaysia dan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan dan tahun 2019, ajang Wastra Borneo digelar di Kalimantan Timur.







(T.KR-YRZ/B/U004/U004) 25-04-2018 21:13:11

Pewarta: Yose Rizal

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018