Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Jalan antara Sungai Ulin Kota Banjarbaru - Kecamatan Matraman Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, merupakan jalan strategis provinsi setempat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Selatan (Kalsel) H Nurul Fajar Desira mengemukakan itu saat berada di DPRD provinsi setempat di Banjarmasin, Senin.

Keberadaan Kepala Bappeda Kalsel yang berkantor di Banjarbaru (35 kilometer utara Banjarmasin) itu pada DPRD provinsi setempat di Banjarmasin untuk menghadiri rapat Badan Musyawarah (Banmus) lembaga legislatif provinsi tersebut.

Namun mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bappeda Kota Banjarmasin tersebut belum bisa memastikan, apakah pembangunan jalan Sungai Ulin - Matraman berlanjut pada tahun 2018, kendati merupakan jalan strategis provinsi.

"Kan masih ada jalan dan pembangunan lain merupakan strategis provinsi, sehingga mana di antaranya yang lebih penting dan mendesak, itulah yang kemungkinan mendapat alokasi dana dari APBD 2018," katanya.

Ia mengaku, jalan Sungai Ulin - Matraman dengan panjang 22 kilomter lebih dan lebar sekitar tujuh meter itu sebagai jalan alternatif menghindari atau mengurangi kemacatan lalu lintas Banjarmasin - "Banua Anam" Kalsel atau sebaliknya.

"Tetapi kalau anggaran terbatas dan jalan yang ada selama ini ke arah Banua Anam masih bisa untuk aktivitas lalu lintas angkutan umum, maka kelanjutan pembangunan Sungai Ulin - Matraman tertunda buat sementara waktu," katanya.

Mengenai masih ada sebagian atau sekitar 2,5 kilometer yang belum terbebaskan pada jalan Sungai Ulin - Matraman, dia membenarkan hal itu, seraya menambahkan, pemerintah kabupaten (Pemkab) Banjar menyerahkan kepada pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel.

Pasalnya keuangan Pemkab Banjar tidak memungkinkan untuk ganti rugi lahan yang terkena jalan Sungai Ulin - Matraman atau ke arah daerah hulu sungai (Banua Anam) Kalsel, demikian Fajar Desira.

Banua Anam atau daerah hulu sungai Kalsel itu meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong.

Jalan menuju daerah hulu sungai Kalsel itu sampai ke Kalimantan Timur (Kaltim), serta beberapa kota/ibukota kabupaten di pedalaman Kalimantan Tengah (Kalteng) seperti Tamiang Layang, ibukota Kabupaten Barito Timur (Bartim).

Selain itu, Buntok, ibukota Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Muara Teweh, ibukota Kabupaten Barito Utara (Barut), serta Puruk Cahu, ibukota Kabupaten Murung Raya (Mura) yang berada di hulu Sungai Barito atau berbatasan dengan wilayah Kaltim.

Pewarta: Sukarli

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2017