Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan mengapresiasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kotabaru-kabupaten paling timur provinsi tersebut.

"Kami mengapresiasi visi dan misi Bupati Kotabaru H Sayed Ja`far dan Wabupnya Burhanuddin," ujar anggota Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas sebelum rapat paripurna lembaga legislatif tingkat provinsi tersebut di Banjarmasin, Rabu.

"Visi Bupati Sayed Ja`far dan Wabup Burhanuddin itu mewujudkan Kabupaten Kotabaru sebagai daerah unggulan dibidang agrobisnis dan kepariwisataan serta kemandirian menuju masyarakat yang berkualitas dan sejahtera," kutipnya.

Sedangkan misi bupati dan wabup itu antara lain, mengembangkan dan meningkatkan sektor-sektor produksi dibidang pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan dan kelautan untuk menunjang ekowisata dan agrobisnis.

Selain itu, mewujudkan struktur ekonomi yang berdaya saing dan pro kerakyatan dengan konsep pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, serta mewujudkan masyarakat yang religius, sehat, cerdas dan terampil.

Misi lainnya, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa melalui penyelenggaraan pemerintahan yang aspiratif, partisipatif dan transparan.

Menurut pensiunan pegawai negeri sipil yang bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, visi dan misi Bupati dan Wabup Kotabaru tersebut cukup wajar atau rasional.

"Pasalnya `Bumi Sa-ijaan` Kotabaru memiliki sumber daya alam (SDA) yang cukup potensial dalam kaitan dengan visi dan misi tersebut," tutur alumnus Univesitas Lambung Mangkurat Banjarmasin bergelar sarjana dan magister hukum itu.

"Kita berharap visi dan misi itu terwujud sehingga kabupaten paling timur Kalsel yang berbatasan dengan Laut Sulawesi, Selat Makassar dan di selatannya berbatas Laut Jawa tersebut semakin maju dan masyarakat setempat makin sejahteran," demikian Suripno.

Pewarta: Syamsudin Hasan

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2017