Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian Perdagangan (DKUPP) Tabalong melalui Tim Unit Metrologi Legal memeriksa takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan segel pada sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jalur arus mudik.

Sekretaris DKUPP Tabalong, Karmiani mengatakan kegiatan pengecekan meliputi SPBU sepanjang jalan jalur mudik salah satunya di Kelurahan Mabuun.

Baca juga: Tanbu Tera Alat Ukur BBM

"Pengecekan kita lakukan sepanjang jalur mudik," kata  Karmiani di Tabalong, Sabtu.

Tim DKUPP Tabalong mengambil sampel BBM pada pompa pengisian yang kemudian diukur menggunakan alat pengukur tera.

 "Kita melakukan ini untuk mengetahui kestabilan dan memastikan penggunaannya sesuai ketentuan," ujar Karmiani.

Petugas mengambil jenis sampel BBM, yaitu Pertamax dan Pertalite, kemudian Direktorat Metrologi yang mengeluarkan hasil uji pengukuran.

Selain itu, tim juga mengecek masa berlaku sertifikat surat keterangan hasil pelaksanaan tera/tera ulang, stiker tanda sah tera dan kesesuaian jumlah ukuran serta segel dari pompa ukur.

 "Pengukuran ini diharapkan memberi kepuasan SPBU dan konsumen," ucap Karmiani.

Baca juga: ARUS MUDIK - Pemkab Banjar cek akurasi alat ukur BBM di SPBU jelang Idul Fitri

Pengawas SPBU Mabuun, Irwin Sahrianadi menyampaikan SPBU di tempatnya bekerja mengikuti program "Pasti Pas Pertamina".

"Takaran kami sudah standar Pertamina, jadi kalau ada sidak seperti ini tidak khawatir" ungkap Irwin.

Jelang arus mudik, Irwin menuturkan pihaknya akan menambah beberapa stok BBM dalam waktu dekat.

"Tambahan stok yang pasti BBM jenis Pertamax dan Pertamax Turbo serta Dexlite. Penambahan tergantung permintaan kita," katanya.

Irwin mengungkapkan persediaan stok BBM untuk arus mudik sudah siap pada 18 atau 19 April 2023.

Baca juga: Personel Polres Banjar Cek Harga BBM

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Taufik Ridwan


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023