Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, mendapatkan jatah dari APBD 2023 sebesar Rp94 miliar, naik 16 persen dibanding 2022. 

"Anggaran ini bisa saja berubah, sementara Rp94 miliar. Rencananya dibagi ke program sungai (Rp42 miliar), pintu air (Rp6,3 miliar), irigasi (6,1 miliar) dan tebing (Rp3,6 miliar)," terang Kabid SDA PUPR Tapin Mulkani kepada ANTARA di Rantau, Rabu. 

Program Bidang SDA 2023 ini masih searah seperti tahun-tahun sebelumnya. Agenda kerja mereka, yaitu rehabilitasi dan menambah jaringan irigasi, membangun pintu air, membangun siring hingga normalisasi sungai. 

Program tersebut, kata dia, sebagai upaya pemerintah untuk melakukan mitigasi banjir dan menjamin ketersediaan air untuk pertanian di empat kecamatan. 

"Setelah seluruh perencanaan selesai, program sepanjang 2023 ini segera direalisasikan," ucapnya. 

Peningkatan anggaran ini, dibilang sebagai bukti komitmen seluruh pihak untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta mendorong tumbuh-kembang ekonomi di sektor pertanian. 

"Tahun lalu kita dapat anggaran Rp78 miliar. Semua program sudah tuntas," ujarnya. 

 

Pewarta: M Fauzi Fadillah

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023