Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Elly Rahmah menyatakan, para srikandi dewan termasuk dirinya harus lantang bicara dalam memperjuangkan hak dan persoalan perempuan.


"Kita kalangan perempuan yang dipilih masyarakat harus bisa lantang bicara untuk perjuangan hak dan persoalan perempuan," ujarnya di Banjarmasin, Selasa (20/1).

Menurut dia, yang harus getol diperjuangkan anggota dewan perempuan khususnya mengenai kesehatan, ketenaga kerjaan, pendidikan, dan hak lainnya bisa disejajarkan dengan kedudukan para pria.

Apalagi, lanjutnya, dalam  menyosong  Millenium Development Goals (MDG’s) yang ditargetkan harus tercapai dalam tahun 2015 ini, di mana isu berkaitan dengan perempuan, seperti menurunkan angka kematian ibu dan bayi menjadi persoalan serius yang harus diatasi. "Ini harus menjadi fokus kita," paparnya.

Menurut Elly, Srikandi dewan tidak boleh diam atau hanya sekedar menjadi pendengar yang baik pada setiap kali rapat internal atau bersama pemerintah ditiap kesempatan. Tapi harus bisa aktif menyampaikan pendapat serta pemikiran, apalagi jika masalah yang dibahas untuk memperjuangkan aspirasi perempuan dan masyarakat," tandasnya.

Sebagai catatan, dari 45 anggota DPRD Kota Banjarmasin priode 2014-2019  yang dilantik pada tanggal 8 September 2014 lalu, ada delapan anggota dewan perempuan.

Mereka adalah dr Hj Ananda, Darma Sri Handayani, dan Noorlatifah SE (Partai Golkar) , Hj Jumiati SH (PPP), Srinurnangsih dan Hairun Nisa SE (Partai Demokrat), Elly Rahmah SE (PAN) dan terakhir Hj Siti Rahimah (Partai Gerindra).

Pewarta: sukarli

Editor : Asmuni Kadri


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2015