Saham-saham Spanyol berakhir turun tajam pada perdagangan Jumat (18/12/2020), balik melemah dari kenaikan sehari sebelumnya.

Indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid tergelincir 1,42 persen atau 116,00 poin, menjadi menetap di 8.037,40 poin.

Indeks IBEX 35 menguat 0,17 persen atau 13,90 poin menjadi 8.153,40 poin pada Kamis (17/12/2020), setelah menyusut 0,16 persen atau 12,90 poin menjadi 8.139,50 poin pada Rabu (16/12/2020), dan naik 0,14 persen atau 11,60 poin menjadi 8.152,40 poin pada Selasa (15/12/2020).

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks IBEX 35, sebanyak 28 saham mengalami kerugian dan hanya tujuh saham yang berhasil membukukan keuntungan.

Perusahaan asuransi multinasional Spanyol Mapfre SA mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 4,61 persen.

Disusul oleh saham perusahaan yang memproses transaksi untuk industri perjalanan dan pariwisata global Amadeus IT Group SA yang terpuruk 4,31 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan perbankan Spanyol Banco Santander SA jatuh 4,09 persen.

Di sisi lain, Siemens Gamesa Renewable Energy SA, perusahaan yang merancang dan memproduksi peralatan energi terbarukan, berhasil membukukan keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya melonjak 3,62 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan farmasi Pharma Mar SA yang terangkat 2,55 persen, serta perusahaan penyedia pembangkit listrik tenaga surya yang aktif di Uni Eropa dan Amerika Latin Solaria Energia y Medio Ambiente SA naik 1,60 persen.

 

Pewarta: Apep Suhendar

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020