Kabupaten Hulu Sungai Utara akan menjadi tempat penyelenggaraan Expo Desa Peduli Gambut 25 Nopember -14 Desember 2020 berlokasi di Kecamatan Banjang.

Manager Program Yayasan Rahim Bumi Farid Wajidi di Amuntai, Selasa (24/11) mengatakan melalui expo akan dipamerkan potensi lahan gambut Kalimantan Selatan.

"Kegiatan yang kami laksanakan ini merupakan rangkaian program penguatan kapasitas pengrajin di desa yang luasan wilayahnya adalah lahan gambut," ujar Farid.

Farid mengatakan, expo.dilaksanakan atas dukungan United Nation Office for Project Services (UNOPS) bermitra dengan Badan Restorasi Gambut (BRG) pemerintah daerah dan Dekranasda Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Melalui expo, akan disuguhkan potensi lahan gabut kepada masyarakat, pemangku kepentingan dan pihak terkait lainnya yang berkomitmen memajukan perekonomian masyarakat khususnya para pengrajin.

Pada pelaksanaan Bio Expo Desa Peduli Gambut ditampilkan produk-produk batik kain berbahan alam, kerajinan purun dan ilung serta olahan pangan lainnya.

"Juga dimeriahkan dengan penampilan fashion show dari produk Sasirangan dengan pewarna alam, berbagai lomba, serta kegiatan peningkatan kapasitas pengrajin melalui forum pengrajin dan forum kemitraan dengan BUMN dan BUMD, juga kegiatan edukasi pembuatan produk-produk kerajinan," terang Farid.

Pameran yang rencananya di buka oleh Plt.Gubernur Kalimantan Selatan dilaksanakan di Rumah Kalakai, Matang Sirang Kecamatan Banjang yang nantinya akan menjadi kawasan agro wisata dan edukasi serta bank bibit untuk tanaman dan hewan endemik lahan gambut.

Dikatakan, jadwal pelaksanaan expo/ pameran cukup lama karena menerapkan protokol kesehatan dengan pembatasan pengunjung.

Pameran juga diharapkan bisa memotivasi pelaku usaha dan perajin agar tetap survive dan tangguh menghadapi pandemi COVID-19 serta dapat mengembangkan usahanya.

 

Pewarta: Eddy Abdillah

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020