Kepala Seksi (Kasi) Penertiban Umum (Tibum) Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Noor Ifansyah, mengatakan korban tenggelam di Desa Tambangan, telah ditemukan meninggal dunia tidak jauh dari titik nol atau sekitar 30 meter.

Ia mengatakan, kejadian tenggelam tersebut terjadi sekitar pukul 15.20 Wita dan ditemukan pukul 16.40 Wita atau kurang lebih 1,5 jam dari masa penyisiran, menurut penuturan warga kejadian tenggelam tersebut saat Azan Ashar dikumandangkan.

"Korban atas nama Taberani (53), warga Jalan Bunga Tanjung, Desa Tambangan, korban ini sebelum tenggelam diketahui mengemudi perahu kecil atau jukung ces di Sungai Negara, datang dari bertani di daerah Batang Alai dan menuju pulang ke rumah di RT 8 di Tambangan," katanya, dalam keterangan, Kamis (29/10).

Baca juga: Korban anak tenggelam di Sungai Bajayau ditemukan meninggal

Dijelaskan dia, cuaca saat itu hujan dan warga sempat bingung karena korban tidak ada lagi di jukung, dan kemudian dilakukan pencarian dan penyisiran dari warga dan para relawan di lokasi tenggelamnya korban.

Diduga korban kaget karena adanya petir yang sempat terdengar tiga kali, namun memang tidak diketahui apakah ada gejala penyakit jantung dari korban karena istri korban juga belum bisa dimintai keterangan, sebab masih terkejut dengan meninggalnya korban.

Korban yang ditemukan oleh warga dan relawan dengan cara menyelam di Sungai Negara, ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, dan kemudian dibawa ke RSUD Daha Sejahtera untuk dilakukan visum, dan ada ditemukan luka di belakang tubuh korban diduga karena adanya benturan saat tenggelam.

"Rumah korban ini berada di RT 8 tidak jauh dari titik nol tenggelamnya yang berada di RT 6, jadi tidak jauh sekitar dua RT lagi sampai di rumah korban," katanya.

Baca juga: PT SAM dukung armada, logistik dan BBM untuk pencarian korban tenggelam

Menurut dia, untuk pemakaman korban akan dilaksanakan besok hari, Jum'at (30/10) dan tadi oleh pihak medis RSUD Pratama Daha Sejahtera juga tidak diberikan formalin, mengingat kondisi jenazah korban tenggelam tidak terlalu lama, sehingga bisa dipulangkan ke rumah duka.

Sementara itu, Admin Tim Info Daha Negara Hulu Sungai Selatan (IDN HSS) Ariyadi yang juga ikut dapat pencarian korban tenggelam, atas nama pihak pribadi dan mewakili komunitas IDN HSS menyatakan turut berduka cita atas musibah ini.

"Mari kita doakan semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan bisa tabah, kepada semua tim relawan yang terlibat diucapkan terima kasih atas kerjasamanya serta semoga jadi ladang amal bagi kita semua," katanya.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020