Saham-saham Spanyol berakhir anjlok pada perdagangan Jumat (18/9/2020), menderita kerugian untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid terperosok 2,21 persen 156,40 poin, menjadi menetap di 6.929,80 poin.

Indeks IBEX 35 turun 0,35 persen atau 24,60 poin menjadi 7.086,20 poin pada Kamis (17/9/2020), setelah terangkat 1,06 persen atau 74,80 poin menjadi 7.110,80 poin pada Rabu (16/9/2020), dan melonjak 1,22 persen atau 84,90 poin menjadi 7.036,00 poin pada Selasa (15/9/2020).

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks IBEX 35 hanya dua saham yang berhasil membukukan keuntungan, sementara sebanyak 32 saham lainnya mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

International Consolidated Airlines Group SA, biasanya disingkat menjadi IAG, perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya menukik 14,17 persen.

Disusul oleh saham kelompok perusahaan jasa keuangan dan perbankan multinasional Spanyol Banco de Sabadell yang jatuh 7,53 persen, serta perusahaan jaringan hotel multinasional Spanyol Melia Hotels International merosot 6,36 persen.

Di sisi lain, Grifols SA, perusahaan produsen farmasi dan kimia multinasional Spanyol mencatat keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya menguat 0,41 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal SA yang naik 0,35 persen, serta perusahaan farmasi Almirall SA diperdagangkan tidak berubah.


 

Pewarta: Apep Suhendar

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020