Oleh Hasan Zainuddin

Martapura, Kalsel (Antaranews Kalsel)- Jumlah penderita penyakit Aids di wilayah Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam dua tahun terakhir ini meningkat.


Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi yang digelar Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) Kabupaten Banjar bersama instansi terkait di Aula STAI Darussalam, Martapura, Rabu.

Sekretaris KPAD Kabupaten Banjar, Hamdi menyebutkan, terjadi peningkatan penderita Aids cukup signifikan di wilayah tersebut yang asalnya satu orang saja di tahun 2011 menjadi delapan orang di tahun 2012.

Rakor yang dibuka Wakil Bupati Banjar H Ahmad Fauzan Saleh ini bertujuan lebih mempererat kerjasama para pemangku kepentingan dalam mensosialisasikan kesadaran masyarakat terhadap penanggulangan penyakit Aids.

Fauzan Saleh menyatakan kondisi ini merupakan fenomena gunung es. Sebab bila sosialisasi digencarkan maka akan semakin banyak kondisi penderita Aids yang akan diketahui.

"Jangan pesimis," tambahnya. Itu artinya kesadaran masyarakat terhadap penanggulangan Aids semakin bertambah. Dengan begitu diharapkan stigma yang selama ini tertanam dibenak masyarakat yaitu pengucilan penderita HIV/AIDS akan semakin berkurang.

Wakil Bupati Fauzan Saleh sangat berterima kasih terhadap kegiatan KPAD Banjar yang paling aktif mengadakan kegiatan seputar penanggulangan AIDS di Kalsel.

Kegiatannya melibatkan sekolah, perusahaan tambang dan perkebunan, instansi pemerintah, bahkan pemilik warung "remang-remang" pun diajak dialog terkait penanggulangan AIDS.

  Tampak pula hadir dalam rakor ini Kabid P2P Dinkes Kab Banjar dr Eko Subiyanto, Direktur RSUD Ratu Zalecha Ikhwansyah,M.Kes, Kabag Kesra Aspihani dan Sekretaris Disdik Banjar Rakhmat Dhany S.IP   

Pewarta:

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013