Industri bijih besi PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) membangun waduk di Pegunungan Tirawan, untuk membantu mengatasi kekurangan air bersih di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Human Resources Development/General Affair (HRD/GA) PT SILO, IDK Dharmaja, di Kotabaru, Senin, mengatakan, pembangunan waduk ini semata-mata sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat Kotabaru.

"Pembangunan waduk ini dibiayai dari dana Community Development/Coorporate Social Responsibility (CD/CSR)," ujarnya.

Pembangunan waduk tersebut menghabiskan dana sekitar Rp500 juta.

Selain Tirawan I, PT SILO juga berencana membangun waduk Tirawan II di pegunungan Tirawan dengan dana yang sama sekitar Rp500 juta.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru Zulkifli AR, mengatakan, Dam Bendung tersebut mampu menampung air sekitar 3.200 m3.

Rencananya, air dari dam bendungan tersebut akan dialirkan untuk melayani masyarakat di daerah Gung pemandangan, Sisinga Mangraja, Jendral Sudirman, dan Yos Sudarso.

Zulkifli, menjelaskan, dam bendung tersebut berukuran tinggi bendungan sekitar 4 meter, lebar 20 meter dan panjang 40 meter.

Ia mengakui, sebagian wilayah di kota Kotabaru hingga saat ini masih memiliki masalah air bersih, khususnya dimusim kemarau.

"Idealnya kita memiliki waduk satu juta meter kubik, agar masyarakat Kotabaru tidak kekurangan air bersih," paparnya.

Sementara waduk yang ada yakni, waduk Gunung Ulin kapasitas debit air 213.000 m3, dam bendung Tirawan I 3.200 m3. dan waduk Gunung Bahalang sekitar 44.000 m3.C


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026