Berdasarkan perhitungan cepat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Ariffin dan Rudy Resnawan atau "Dua Rudy", sementara unggul 45,83 persen dari 75,5 persen suara masuk dengan jumlah daftar pemilih tetap sekitar 2,6 juta orang.

Perhitungan cepat yang disiarkan langsung dari Maghligai Pancasila, Rabu, beberapa saat setelah pencoblosan itu, perolehan suara pasangan "Dua Rudy" atau incumbent jauh meninggalkan empat pasangan calon lain.

Pasangan Zairullah Azhar dan Habib Aboe Bakar atau ZA yang selama ini diprediksi menjadi saingan berat pasangan "Dua Rudy", pada perhitungan cepat hanya mendapatkan 23,19 persen.

Disusul pasangan nomor empat Rosehan NB dan Saiful Rasyid atau Rossa mendapatkan 15,15 persen, pasangan nomor urut dua Sjachrani Mataja dan Gusti Farid Hasan Aman atau Safa mendapatkan 13,1 persen.

Pasangan independen dengan nomor urut satu Khairil dan Alwi Sahlan atau Khawal diprediksi hanya mampu mendulang suara tidak lebih dari lima persen atau hingga pukul 16.00 Wita baru mendapatkan suara 3,03 persen.

Calon wakil gubernur Kalsel Rudy Resnawan yang ikut acara nonton bersama penghitungan cepat bersama dengan calon gubernur Rudy Ariffin dan tim sukses mengatakan, tidak ingin takabur.

"Walaupun penghitungan cepat kami unggul, tapi saya tidak ingin takabur karena kemenangan sebenarnya setelah ada penetapan dari KPU," katanya.

Namun demikian, kata dia, apa yang telah didapat dari hasil penghitungan suara sementara tersebut, merupakan hal yang harus disyukuri dan berharap situasi Kalsel tetap aman dan kondusif.

Rudy Resnawan mengaku, tidak mampu menggambarkan rasa syukur atas unggulnya pasangan "Dua Rudy" dalam penghitungan cepat tersebut.

"Yang pasti hati saya langsung bersujud syukur, ini semua atas kehendak Allah," katanya.

Dia berharap, kalau "Dua Rudy" benar-benar mendapatkan kepercayaan memimpin Kalsel, akan mampu memberikan yang terbaik bagi warga Kalsel.


: Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026