Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru M Riduan, Senin, mengatakan, hingga saat ini jumlah armada yang ada di Kotabaru masih relatif cukup untuk angkutan arus mudik dan balik.
"Untuk transportasi udara, sudah ada dua maskapai penerbangan pesawat Kalstar dan Susi Air," ujarnya.
Armada untuk transportasi darat, seperti bus yang beroperasi saat ini masih relatif cukup untuk mengangkut arus mudik dari dan ke Kotabaru.
Sedangkan untuk transportasi laut atau sungai, jumlah kapal dan armada yang lainnya juga masih relatif cukup.
Riduan memprediksi, pada arus mudik dan balik terjadi kenaikan jumlah penumpang kisaran kurang dari 20 persen dari hari-hari biasa.
Kenaikan jumlah penumpang tersebut masih mampu dilayani oleh jumlah armada yang ada saat ini.
Namun demikian, tidak menutup kemungkinan perlu adanya armada cadangan.
Untuk membahas armada cadangan dan posko yang rencananya akan dibangun di tempat-tempat strategis untuk membantu para pemudik baru akan dikoordinasikan dengan instansi lainnya pada Senin.
"Perlu berapa posko dan siapa saja yang akan menjadi anggota tim yang bertugas di posko tersebut, baru hari ini akan dibahas bersama-sama," paparnya. C
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.