Pihak Administrasi Pelabuhan (Adpel) Banjarmasin mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pengguna jasa transprotasi laut untuk tidak melakukan pelayaraan karena cuaca buruk.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Kesahbandaran Adpel Banjarmasin, Capt. Barnabas Fendy Tallu MMTr, di Banjarmasin, Kamis.
Kepada Wartawan dia menyampaikan bahwa untuk saat ini para alat tranportasi laut untuk tidak berlayar dulu karena kawasan laut Jawa sedang buruk dan berbahaya.
Berbahayanya cuaca laut Jawa itu karena ombak dilaut tersebut telah mencapai 3-4 meter juga disertai hujan lebat dan angin yang kencang sehingga dinilai membahayakan bagi kapal yang melintas dikawasan laut Jawa tersebut.
"Berdasarkan informasi dari pihak Badan Meteorologi, Kemotologi dan Geofisika mengatakan laut Jawa dalam keadaan buruk dan untuk sementara kita larang dulu melintas dilaut tersebut," terangnya.
Barnabas juga menuturkan, ada beberapa jenis kapal yang dilarang untuk berlayar diantaranya Kapal Tunda, kapal layar motor, kapal Tugboat dan kapal roro penumpang.
Bukan itu saja, yang jelas lengkapnya kapal yang dilarang untuk melintas di laut jawa itu kapal yang memilik volume dibawa 1000 GT
Namun apabila kapal yang melintas di laut Jawa memilik volume diatas 1000 GT maka Administrasi Pelabuhan Banjarmasin mempersilahkan saja keluar dan berlayar.
"Peringatan itu disampaikan agar para pengguna jasa dan alat transportasi laut bahwa kawasan laut Jawa dalam cuaca buruk dan tidak melanggar peringatan tersebut untuk keselamatan bersama," terangnya.
Cuaca buruk dilaut Jawa itu dimulai pada Kamis (9/8) hingga Minggu (12/8) atau larangan berlayar itu untuk tiga hari kedepan, namun apabila cuaca sudah membaik dalam satu atau dua hari maka larangan tersebut akan dicabut oleh pihak Sahbandar Adpel Banjarmasin.
"Untuk sementara semua kapal agar memperhatikan peringatan tersebut, jangan hanya mencari keuntungan sehingga keselematan penumpang tidak diperhatikan,"tegasnya kepada Wartawan.
Adpel Banjarmasin Larang Kapal Berlayar
Kamis, 9 Agustus 2012 14:26 WIB
Badai sebabkan gelombang tinggi. (antara)
