Kepala PT Dharma Lautan Utama, Cabang Banjarmasin, Budiono di Banjarmasin, Jumat mengatakan, tarif tiket kapal laut akan dinaikan sekitar 20 persen ddibandingkan dengan tarif di luar Ramadan.
Kenaikan tarif penjualan tiket mulai H-7 itu dengan tujuan agar para penumpang yang menggunakan alat tranportasi untuk mudik tersebut bisa berpikir lebih jauh untuk mudik nantinya.
Mereka bisa memilih untuk mudik lebih awal selain harga tiket masih normal ditambah tidak akan mengalami desak-desakan karena banyak penumpang disaat H-7 tersebut.
"Kita akan naikkan tarif tiket kapal laut pada sepekan menjelang lebaran dan itu akan membuat para pemudik berpikir dan memilih untuk mudik jauh-jauh hari sebelum harga tiket lebih mahal dan masih normal saat ini" ucap pria yang terlihat selalu serius itu.
Bukan itu, ia memperkirakan juga bahwa untuk arus mudik H-7 jelang lebaran Idul Fitri tidak akan terjadi lonjakan seperti tahun sebelumnya karena lebaran tahun ini libur anak-anak sekolah akan usai dan tidak berdekatan dengan Hari Raya Natal.
Selain itu juga, kemungkinan masyarakat yang memilik kampung halaman di Jawa itu akan lebih duluan pulang kampung mengingat harga tiket saat ini lebih murah dan normal dibanding harga tiket H-7 nantinya.
"Kita meminta kepada setiap perusahaan agar bisa memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) secepat mungkin agar penumpang yang ingin mudik bisa lebih awal untuk mudik lebaran kekampung halaman mereka," terang Pimpinan cabang PT Dharma Lautan Utama itu.
Budiono juga terus menambahkan, walaupun nantinya pada satu Minggu mejelang lebaran terjadi lonjakan penumpang pihak PT Dharma Lautan Utama telah menyiapkan armada kapal pengangutan para pemudik bila terjadi lonjakan.
"Ada sekitar tiga kapal laut dengan tujuan Banjarmasin-Surabaya yang telah kita siapkan untuk pemudik bila terjadi lonjakan, tiga kapal yang kita sediakan itu diantara KM Kumala, Satria Kencana III dan Kirana," tuturnya Kepada ANTARA.
Terkait masalah harga tiket H-7 mengalami kenaikan hingga 20 persen dari saat ini. Budiono tak berani untuk membeberkan harga tiket tersebut karena masalah teknis dilapangan dan takut adanya pengunduran jadwal kapal berangkat.
"Untuk harga tiket dengan pesanan kelas atau lobby itu tergantung pada kapal yang mereka tumpangi, karena kelas-kelas terisi atau tidaknya itu tergantung para pelaksana dikapal karena mereka yang tau," terang Budiono.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.