Jumlah antrean kendaraan di pelabuhan penyeberangan Tanjung Serdang, Kabupaten Kotabaru-Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan selatan, beberapa hari ini meningkat tajam.

Pantauan ANTARA di Tanjung Serdang, Kamis, ratusan kendaraan roda empat dan roda dua terjadi di pelabuhan fery Tanjung Serdang dan Batulicin.

"Kami terpaksa harus mengantre sekitar tiga jam lebih," kata seorang sopir dari Kotabaru Abu Bakar.

Dia mengaku, mulai tiba di pelabuhan fery Tanjung Serdang sekitar pukul 12.45 Wita dan baru bisa menyeberang sekitar pukul 15.50 Wita.

Menurut sebagian calon penumpang dan sopir, meningkatnya jumlah antrean kendaraan terjadi karena musim liburan dan berkurangnya armada kepala fery yang melayani di pelabuhan penyeberangan tersebut.

Dalam kondisi normal, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) mengoperasikan empat buah kapal fery, diantaranya, KMP Mahakam Raya, dan KMP Siginjai.

Biasanya, dalam kondisi normal tidak terjadi antrean kendaraan, dan penyeberangan dari Tanjung Serdang ke Batulicin atau sebaliknya memerlukan waktu sekitar 20 menit-45 menit.

Masyarakat berharap, PT ASDP segera mengoperasikan dua unit kapal fery untuk melayani calon penumpang baik yang dari arah Batulicin maupun dari Tanjung Serdang.

"Terlebih dalam kondisi musim liburan ini, jumlah armada yang akan menyeberang ke Kotabaru ataupun ke Batulicin terjadi peningkatan signifikan," kata calon penumpang Subratas.

Sementara itu, Manager Operasional PT ASDP Batulicin, Tanah Bumbu Sigit belum berhasil dikonfirmasi.




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026