Kepala Kepolisian Resor Banjarbaru Polda Kalimantan Selatan AKBP Budi Santoso mengatakan, pengguna narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan pelajar, minim.


"Pengguna narkoba dari kalangan pelajar yang tertangkap minim bahkan hingga pertengahan tahun ini tidak ada tersangka yang berstatus sebagai pelajar," ujarnya di Banjarbaru, Selasa.

Ia mengatakan hal itu di sela seminar anti narkotika dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-66 diikuti ratusan pelajar SMA sederajat dan dihadiri Wakil Wali Kota Ogi Fajar Nuzuli di Gedung Bina Satria Banjarbaru.

Menurut dia, pelaku yang tertangkap baik sebagai pengguna maupun pengedar narkoba kebanyakan berstatus sebagai mahasiswa perguruan tinggi maupun pekerja swasta yang memilih pekerjaan haram tersebut.

"Pelaku dari kalangan mahasiswa cukup banyak dan keterlibatan mereka terutama sebagai pengguna kemungkinan karena faktor pergaulan sehingga cukup mudah mendapatkan barang haram itu," ungkapnya.

Dikatakan, Banjarbaru sendiri merupakan jalur perlintasan narkotika baik jenis sabu-sabu, ekstasi maupun narkotika jenis lainnya di Provinsi Kalsel karena posisinya yang berada di tengah-tengah perlintasan.

Dijelaskan, langkah pencegahan yang dilakukan diantaranya melaksanakan giat operasi dengan sasaran pelaku penyakit masyarakat maupun respon langsung terhadap laporan masyarakat terkait penyalahgunaan narkotika.

"Giat operasi dilaksanakan baik secara terjadwal maupun mendadak sesuai kondisi di lapangan disamping kesiapan petugas yang langsung terjun ke lapangan usai menerima informasi," ujarnya.

Terkait seminar anti narkotika yang dilaksanakan bekerjasama dengan Badan Narkotika Kota Banjarbaru, ia mengatakan, tujuannya untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bahaya narkotika sejak usia dini.

"Usia sekolah terutama jenjang SMA dan sederajat merupakan masa-masa emas sehingga harus dipersiapkan agar setiap siswa tidak terpengaruh dan terjerumus menggunakan narkotika," ujarnya.

Wakil Wali Kota Banjarbaru Ogi Fajar Nuzuli mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan karena sangat berdampak positif bagi pelajar sehingga mereka mengetahui bahaya narkotika sejak usia dini.

  "Kegiatan ini sangat positif karena memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi pelajar mengenai bahaya narkotika sehingga mereka bisa menjauhi dan tidak memakainya," kata wakil wali kota/zal/D


Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026