Persentase tingkat kelulusan Ujian Nasional untuk Sekolah Menengah Umum dan sederajat di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, mengalami penurunan di bandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan setempat, Edy Yulianto di Paringin, ibu kota Balangan, Minggu, mengatakan tingkat kelulusan UN tahun ini sebesar 99,60 persen.

"Tahun sebelumnya persentase tingkat kelulusan UN untuk SMU/sederajat sebesar 99,99 persen, turun pada tahun ini yang sebesar 99,60 persen," ujarnya.

Dari hasil UN yang telah diumumkan pada Sabtu (26/5) kemaren, diketahui sebanyak empat orang siswa dinyatakan tidak lulus.

Ia mengatakan, secara persentase tingkat ketidak lulusan siswa SMU/sederajat sebesar 0,40 persen dari total peserta yang berjumlah 1.007 siswa.

"Ke empat orang siswa yang tidak lulus tersebut masing-masing berasal dari SMAN 1 Juai sebanyak dua siswa, satu orang siswa dari SMAN 1 Halong dan satu orang siswa dari SMKN 1 Paringin," katanya.

Tiga orang siswa dari SMAN 1 Juai dan SMAN 1 Halong dari jurusan yang sama yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sedang satu orang siswa dari SMKN 1 Paringin dari jurusan Audio Video.

Ia menambahkan, bagi siswa yang tidak lulus UN kali ini dapat mengikuti kembali pelaksanaan UN tahun depan atau mengikuti Paket C.

"Para siswa yang tidak lulus UN tersebut kemungkinan tidak siap dan gugup saat pelaksanaannya sehingga tidak dapat berkonsentrasi menjawab soal-soal yang diberikan," tambahnya.

Dari hasil pembicaraan dengan pihak sekolah bersangkutan, diketahui para siswa yang tidak lulus UN kali ini cukup cerdas dan rajin.

Karena itulah, kemungkinan besar yang menyebabkan mereka tidak lulus UN kali ini adalah ketidak siapan saat pelaksanaannya./C






Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026