Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Pemprov Kalsel Mukhlis Gafuri pada acara apel gabungan seluruh SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel, Senin.
Menurut Sekda APBD sebesar Rp2,5 triliun tersebut akan dimanfaatkan untuk biaya pembangunan terutama untuk sektor pendidikan, kesehatan dan pengembangan infrastruktur.
"Ketiga sektor tersebut sangat penting untuk mendapatkan perhatian dari seluruh pihak. Pengembangan sektor pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia Kalsel," katanya.
Selain itu sektor kesehatan juga diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sehingga dengan masyarakat sehat akan mampu meningkatkan derajat kesejahteraan warga.
Sedangkan untuk infrastruktur, kata dia, sangat penting untuk mendukung pengembangan sektor perekonomian dan masuknya investasi sehingga mampu mengurangi jumlah pengangguran.
Saat ini, kata dia, Kalsel juga sedang mengembangkan sektor pertanian untuk mendukung sumber daya pangan dan peningkatan PDRB.
Sekda berharap, seluruh dinas terkait di Kalsel segera melaksanakan kegiatan sesuai dengan renstra yang telah ditetapkan untuk melanjutkan seluruh program pembangunan yang ditetapkan pada 2011.
Pada kesempatan sama, Sekda juga meminta agar seluruh dinas di lingkungan Pemprov Kalsel segera menyelesaikan laporan pertanggungjawaban program kerja selama 2010 tepat pada waktunya.
"Masih ada sisa waktu hingga 15 Desember 2010, saya harap seluruh SKPD bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk menyelesaikan seluruh laporan yang masih tersisa," katanya.
Sekda berharap, ke depan seluruh pegawai Pemprov Kalsel selalu menjaga komitmen untuk meningkatkan kinerja sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku.
"Selalu datang dan pulang tepat waktu, juga salah satu bentuk komitmen pegawai," katanya.*B*
: Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.