Peminat sambungan baru air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang diberikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, membludak.

Sampai Sabtu (31/3) dari dibukanya penerimaan permohonan sambungan MBR 27 Maret lalu sudah tercatat 2500 pemohon, kata Manajer Pelayanan dan Pemasaran PDAM Banjarmasin, Alimansyah kepada wartawan di Banjarmasin, Minggu.

 Seyogianya pendaftaran ditutup 31 Maret tetapi melihat animo yang begitu besar dari masyarakat maka batas pendaftaran diundur hingga 7 April 2012 untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat tersebut, tambahnya.

Menurut dia silahkan saja masyarakat mendaftar sebanyaknya untuk mengetahui animo mereka, selain itu nantinya mereka itu diverifikasi lagi untuk menentukan yang berhak menerima fasilitas tersebut.

Ia menyebutkan program pelanggan MPR adalah program yang memperoleh bantuan dari negara Australia melalui Bank Pembangunan Asia (ADB). Program tersebut sudah dua tahun ini diterima PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin, sebelumnya tahun 2011 sudah dipasang pelanggan MBR sebanyak 5000 sambungan.

Tahap pertama tahun 2011 tersebut sebanyak 3500 sambungan kemudian diteruskan tahap kedua 1500 sambungan sehingga tahun lalu menjadi 5000 pelanggan MBR. Untuk tahun 2012 ini baru disetujui program pelanggan MBR 2500 sambungan baru, bila nanti masih disetujui program tersebut oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) maka kemungkinan ditambah lagi.

"Kita berharap program ini terus berlanjut agar masyarakat miskin bisa melakukan sambungan baru PDAM ," katanya. Ia menjelaskan, program ini sangat membantu karena hanya dikenakan Rp150 ribu, padahal biaya resmi PDAM dalam pemasangan baru bagi rumah tangga minimal Rp750 ribu, tambahnya.

 Persyaratan, pendaftaran tak boleh diwakilkan, rumah milik sendiri,membawa foto copy KTP tinggal di Banjarmasin, rekening listrik, dan rekening air tetangga terdekat.

 Waktu pendaftaran mulai Rabu 27 Maret hingga 7 April 2012 dan pendaftaran tak dipungut biaya, bersedia membayar rekening PDAM. "Calon pelanggan akan disurvei oleh konsultan pihak pemberi bantuan dalam hal ini AUSAID (Australia), maka bila termasuk MBR maka akan diberikan fasilitas tersebut," demikian Alimansyah./D/C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026