Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Selasa malam, gelap gulita menyusul padamnya listrik akibat gangguan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam-Asam unit I dan II.


"Dua unit PLTU Asam-Asam mengalami gangguan sehingga hampir seluruh wilayah Kalsel maupun Kalteng terjadi pemadaman listrik," ujar General Manager PT PLN Kalselteng, Yuddy Setyo Wicaksono di Banjarbaru Selasa.

Ia mengatakan, gangguan terjadi pada Selasa siang pukul 12.30 Wita akibat kawat transmisi di sekitar Desa Barimba Kabupaten Kapuas Provinsi Kalteng yang diduga akibat pohon roboh.

Dijelaskan, akibat gangguan kawat transmisi 150 KV Trisakti - Kuala Kapuas membuat daya listrik yang dialirkan secara interkoneksi terputus disusul terhentinya operasi (trip) PLTU Asam-Asam unit I dan II.

"Tak lama setelah gangguan kawat transmisi, jaringan kembali normal tetapi PLTU Asam-Asam tidak bisa langsung beroperasi karena mesinnya sudah tua sehingga membutuhkan waktu untuk hidup kembali," ungkapnya.

Dikatakan, terhentinya operasional PLTU yang berlokasi di Desa Asam-Asam Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut sekitar 200 kilometer dari Kota Banjarmasin itu menyebabkan hilangnya daya listrik yang cukup besar.

Disebutkan, total daya mampu yang dihasilkan PLTU Asam-Asam ditambah sejumlah pembangkit lainnya yang menyuplai pasokan listrik ke sistem kelistrikan Barito sebesar 300 Mega Watt.

Namun, daya mampu itu menurun drastis akibat terhentinya operasional PLTU sehingga terjadi defisit daya listrik sebesar 110 Mega Watt dan hanya tersisa 190 Mega Watt untuk melayani seluruh pelanggan.

"Defisit daya listrik itu tentu saja menghambat pasokan listrik yang dialirkan kepada pelanggan sehingga terjadi pemadaman yang cakupannya meliputi dua provinsi itu," ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya sudah menurunkan teknis dan berupaya keras memulihkan kondisi listrik agar kembali normal meski pun memperkirakan kondisi kelistrikan benar-benar pulih pada Rabu pukul 02.00 Wita.

"Teknisi sudah kami turunkan untuk secepatnya memulihkan kondisi dan secara bertahap listrik dinyalakan sesuai kemampuan PLTU namun normalnya secara keseluruhan baru pada Rabu dinihari nanti," katanya.

Sementara itu, mulai pukul 20.15 Wita sejumlah kawasan terutama di Kota Banjarbaru yang listriknya padam sejak sore sudah mulai menyala sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas./zal/D  




Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026