Tabalong Kalsel (ANTARA) - Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Firman Yusi laksanakan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai Nilai Ideologi Pancasila atau Sosrev mengangkat topik bermedsos.
Firman Yusi ketika dikonfirmasi, Sabtu sengaja mengangkat topik bermedia sosial (bermedsos) pada kesempatan Sosrev atau sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kali ini karena ramai menjadi sorotan publik.
Menurut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong itu bermedsos harus bijak dan cerdas dalam menyampaikan pendapat, bukan asal ikut-ikutan.
"Sebab tanpa bijak dan cerdas dalam bermedsos bisa menimbulkan masalah sosial kemasyarakatan, sosial politik dan hukum serta lainnya yang justru bertentangan dengan nilai nilai Pancasila," ujar wakil rakyat kelahiran "kota minyak" Tanjung (237 km utara Banjarmasin), ibukota Tabalong.
Selain itu, ber medsos tanpa bijak dan tak cerdas menyampaikan pendapat melalui medsos bisa bertentangan dengan Islam, lanjut fungsionaris psrtai politik (parpol) yang juga mengedepankan da'wah, lanjut anggota Komisi II DPRD Kalsel tersebut.
Baca juga: Firman Yusi ajak petani aktualisasikan nilai Pancasila melalui jaga lingkungan
Firman Yusi yang juga Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kalsel menambahkan, ber medsos secara asal-asalan, tanpa bijak dan cerdas menyampaikan pendapat bisa timbulkan ketidaknyamanan, ganggu persatuan dan kesatuan atau suasana kondusif.
Oleh sebab itu, saat Sosrev atau Wasbang di Desa Tanta Hulu (sekitar 230 km utara Banjarmasin), Kecamatan Tanta, Tabalong, 20 Juli 2026, Firman Yusi menekankan pentingnya kebijaksanaan dan kecerdasan dalam bermedsos.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.