Banjarmasin (ANTARA) - Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan H Muhammad Yamin HR meninjau langsung pendistribusian air bersih di daerah pinggiran kota, seperti di Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kamis.

Dia menyatakan, penyaluran air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat di wilayah yang belum terjangkau layanan air secara optimal akibat terbatasnya ketersediaan air baku pada musim kemarau ini.

"Saya bersama Kapolresta, jajaran direksi PAM Bandarmasih dan juga komisaris memantau sekaligus menyalurkan air bersih. Di Kelurahan Kuin Cerucuk ini ada empat tandon,” ujar Yamin.

Menurut dia, air bersih disalurkan menggunakan mobil tangki dan ditampung di sejumlah tandon yang telah disediakan di beberapa titik, sehingga lebih mudah diakses oleh masyarakat.

“Memang ini adalah wilayah yang tidak sampai tersalurkan air. Sehingga kita mengantisipasinya dengan menyiapkan tandon dan mengantar menggunakan mobil tangki. Mungkin ada juga di beberapa daerah lain,” jelasnya lagi.

Yamin berharap kondisi kemarau dan keterbatasan air baku dapat segera berakhir sehingga distribusi air bersih kepada masyarakat bisa kembali normal.

Dia memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan utamanya di daerah pinggiran kota hingga kondisi air baku kembali normal. 

"Setelah normal air bakunya, saya rasa sudah tidak lagi seperti hal yang saat ini terjadi, karena air bakunya memang agak terbatas,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, akibat kemarau cukup panjang ini, pengambilan air baku untuk instalasi pengolahan air (IPA) 1 di kawasan Sungai Bilu memanfaatkan air Sungai Martapura dengan kapasitas 600 liter/detik distop karena terdampak intrusi air laut sehingga kadar garam meningkat.

Ini mengakibatkan produksi air bersih menurun hingga 30 persen, PT Air Minum Bandarmasih, BUMD milik pemerintah daerah hanya bisa mengoperasikan IPA 2 mengambil air baku dari Sungai Tabuk dengan kapasitas 1.750 liter/detik yang berjarak sekitar 11 kilometer dari instalasi pengolahan. kondisi tersebut membuat pasokan ke jaringan distribusi menurun.



Pewarta: Sukarli
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026