Tanjung (ANTARA) - Inspektorat Daerah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan terus memperkuat pengawasan dan pengendalian inflasi melalui inovasi SI PEDAS
(Sinergi Pengendalian Inflasi) melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
Inspektur Pembantu III Rina Setyana menjelaskan inovasi ini upaya mendukung pengendalian inflasi daerah secara terintegrasi dan berkelanjutan.
"Inspektorat Daerah mengambil peran strategis melalui fungsi pengawasan, monitoring, evaluasi, dan verifikasi pelaksanaan 9 langkah konkret pengendalian inflasi yang dilaksanakan perangkat daerah," jelas Rina, Kamis.
Melalui inovasi SI PEDAS, Inspektorat tidak hanya berperan sebagai pengawas administratif namun mengawal efektivitas pengendalian inflasi agar berjalan tepat sasaran, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Rina menyebutkan 9 langkah konkret pengendalian inflasi yang dimonitor dan dievaluasi dalam SI PEDAS diantaranya pasar murah sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.
Kemudian inspeksi mendadak (sidak) pasar dan distributor, koordinasi dengan daerah penghasil, untuk menjaga kelancaran distribusi dan pasokan komoditas strategis.
Langkah konkret lainnya penyusunan laporan harian harga bahan pokok penting, pemantauan ketersediaan stok bahan pokok, rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara berkala serta gerakan menanam dan pemanfaatan lahan.
"Program angkutan gratis distribusi hasil pertanian salah satu langkah konkret guna memperlancar rantai distribusi dan menekan biaya logistik," tambah Rina.
Selanjutnya seluruh kegiatan dan data pelaksanaan langkah konkret tersebut dihimpun dalam aplikasi non digital SI PEDAS untuk dilakukan monitoring, evaluasi, verifikasi data lapangan, serta penyusunan rekomendasi tindak lanjut oleh Inspektorat Daerah.
Inspektorat Daerah juga memastikan setiap perangkat daerah pelaksana menjalankan program sesuai target, indikator kinerja, serta menghasilkan dampak nyata terhadap pengendalian inflasi daerah.
Rina optimis inovasi ini dapat menciptakan sinergi antar perangkat daerah, penguatan tata kelola pengendalian inflasi, serta peningkatan efektivitas pengawasan sehingga inflasi terkendali, ekonomi daerah stabil, dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
“SI PEDAS wujud komitmen kami dalam mengawal pengendalian inflasi tidak hanya melalui fungsi pengawasan namun sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan setiap langkah konkret terlaksana secara efektif dan akuntabel," jelasnya.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026