Satgas Penebalan ini berjaga di SPBU memastikan keamanan dan kelancaran antrian kendaraan sekaligus menindak praktik pelansiran,"
Banjarbaru (ANTARA) - Polda Kalimantan Selatan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penebalan Pengamanan untuk mencegah praktik pelansiran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Satgas Penebalan ini berjaga di SPBU memastikan keamanan dan kelancaran antrian kendaraan sekaligus menindak praktik pelansiran," kata Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Eko Irianto saat menghadapi aksi demo para sopir truk di depan kantor Gubernuran Kalsel di Banjarbaru, Rabu.
Eko menegaskan dirinya yang langsung turun ke lapangan memimpin Satgas bersama unsur pemerintah daerah termasuk TNI.
Dia pun meminta masyarakat khususnya para sopir untuk menunjukkan praktik premanisme di SPBU agar ditindak tegas.
Begitu juga dugaan gudang-gudang penimbunan BBM bersubsidi untuk diinformasikan agar ditindak secepatnya.
"Saya perintahkan para Kapolres untuk memastikan di wilayahnya tidak ada permainan di SPBU, jika ada oknum aparat terlibat maka Propam nanti yang turun," tegasnya.
Eko mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan yang sedang dinas di Jakarta untuk menemui massa pendemo dari para sopir angkutan truk yang memprotes sulitnya mendapatkan solar bersubsidi di SPBU.
Massa mendesak Gubernur dan Kapolda turun tangan memastikan ketersediaan solar bagi para sopir truk dengan memberantas praktik penyelewengan BBM bersubsidi.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin yang turut menjumpai massa menyampaikan jika pihaknya segera berkoordinasi kepada semua unsur terkait membereskan masalah di SPBU.
"Tentu kita semua tidak ingin ada penyelewengan BBM bersubsidi karena ini hak rakyat mendapatkannya," ucapnya.
Pewarta: FirmanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026