Petani kita wajib mengetahui bagaimana penggunaan yang aman, ramah lingkungan, dan memahami dampak jangka panjangnya,
Kandangan (ANTARA) - Pemkab Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), bekerja sama dengan Alishter, menggelar acara pelatihan penggunaan pestisida terbatas bagi para petani, di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Angkinang, Desa Bamban Selatan, Rabu.
Pelatihan dibuka secara resmi Sekretaris Daerah (Sekda) HSS H. Muhammad Noor dan diikuti 110 orang peserta yang berasal dari delapan kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten HSS, dengan tujuan membekali petani dengan pengetahuan teknis mengenai penggunaan pestisida yang aman dan bertanggung jawab.
"Penyelenggaraan kegiatan seperti ini di HSS ini merupakan yang ketiga kalinya kita laksanakan, di mana Alishter telah menaungi 60 perusahaan produsen dan telah aktif sejak tahun 2016," kata Direktur Eksekutif Alishter Pusat Syafrizal.
Baca juga: Normalisasi Sungai Amandit dongkrak produktifitas pangan
Diterangkan dia, sejak tahun 2016 pihaknya sudah menyelenggarakan pelatihan untuk petani di 406 lokasi yang tersebar di 288 kabupaten dan kota di Indonesia, dengan total peserta yang telah dilatih mencapai sekitar 40 ribu orang.
Ia menambahkan bahwa pelatihan ini sangat krusial untuk memberikan wawasan penggunaan pestisida yang tepat demi mendukung produktivitas pertanian menuju swasembada pangan, khususnya terkait penggunaan pestisida yang mengandung Paraquat Dichloride dan bersifat membakar.
Sementara itu, Sekda HSS mengatakan potensi penggunaan pestisida yang sangat masif saat ini juga memiliki risiko yang harus dipahami, agar petani lebih profesional dalam melaksanakan proses pertanian.
Baca juga: Bupati HSS serahkan bantuan alsintan dukung kegiatan brigade pangan
"Petani kita wajib mengetahui bagaimana penggunaan yang aman, ramah lingkungan, dan memahami dampak jangka panjangnya," ujarnya.
Para peserta juga diimbau untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius, serta berharap peserta dapat belajar, bertanya, dan berdiskusi aktif dengan narasumber, sehingga ilmu yang didapatkan dapat disebarluaskan kepada petani lain di lingkungan masing-masing dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Acara pembukaan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian HSS Hj. Lutfiana, Ketua Alishter Provinsi Kalimantan Selatan, Sekretaris Kecamatan Angkinang, jajaran forkopimcam, anggota Alishter Provinsi Kalsel, serta Kepala BPP Angkinang beserta jajaran.
Pewarta: FathurrahmanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026