Banjarmasin (ANTARA) - Kekosongan keanggotaan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) kini terisi seorang sesudah pengucapan sumpah/janji Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yaha pada rapat paripurna lembaga legislatif provinsi tersebut di Banjarmasin, Kamis.
Memimpin rapat paripurna DPRD Kalsel dengan agenda pengucapan sumpah/janji Hshib Hasyim sebagai pengganti antarwaktu (PAW) sisa masa jabatan 2024-2029 itu Wakil Ketua lembaga legislatif provinsi tersebut, H Kartoyo, didampingi Desy Oktavia Sari sesama wakil ketua dewan setempat.
Sedangkan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK sesudah membuka rapat paripurna tersebut menyerahkan kepada Kartoyo untuk memimpin rapat berikut, karena Supian HK akan memandu pengucapan sumpah/janji anggota baru legislatif provinsi setempat.
Ketua DPRD Kalsel berharap, agar Habib Hasyim dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,.baik sebagai wakil rakyat maupun "Anggota Terhormat" (anggota legislatif provinsi setempat).
Selain itu, dapat berkolaborasi atau bersinergi dengan pemerintah daerah/pemerintah provinsi (Pemprov) setempat, ujar Supian HK didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel H Muhammad Syarifuddin.
Sementara Sekdaprov berharap, kerja sama dengan DPRD Kalsel lebih baik lagi dengan lengkapnya keanggotaan lembaga legislatif provinsi tersebut. "Tidak kecuali dengan anggota baru DPRD Kalsel," ujar HM Syarifuddin usai pengucapan sumpah/janji Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yahya.
Baca juga: DPRD Kalsel studi tiru pembangunan Masjid Raya Al Jabar Bandung
Sementara sebagaimana peraturan perundang-undangan dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yahya menggantikan H Mustohir Arifin yang akrab dengan sapaan Haji Imus daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin yang mengundurkan diri.
Sedangkan keanggotaan DPRD Kalsel yang berjumlah 55 orang, berdasarkan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 dari Golkar 13, NasDem sepuluh, dan Partai Gerindra tujuh orang.
Selain itu, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masing-masing enam orang. Kemudian Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan serta Partai Demokrat masing-masing tiga orang dan seorang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Sebagai catatan keanggotaan DPRD Kalsel masa bakti 2024-2029, baru Partai NasDem yang melakukan PAW, dan dari zuriat Rasulullah Muhammad saw, dengan masuknya Habib Hasyim menjadi delapan orang (tujuh Habib & seorang Syarifah).
Hadir pada rapat paripurna DPRD Kalsel tersebut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem provinsi setempat, Haji Mansyur beserta fungsionaris DPW-nya.
Baca juga: DPRD Kalsel tekankan penegakkan ketentuan ODOL dan solusi transisi
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.