Kalimantan Selatan terus memperkokoh posisinya sebagai lumbung pangan nasional dengan berbagai terobosan strategis. Di bawah kepemimpinan Gubernur Muhyiddin dan Wakil Gubernur Hasnur Yadi Sulaiman, pemerintah daerah menitikberatkan pada pengembangan pertanian hijau, termasuk budidaya porang bernilai ekspor, hilirisasi beras lokal, serta inovasi beras analog berbasis ubi kayu. Surplus beras 1,2 juta ton pada 2025, pembangunan gudang dan lantai jemur, hingga pembentukan Brigade Pangan menjadi bukti nyata modernisasi sektor pertanian. Dengan dukungan pabrik pengolahan di Tanah Laut dan gerakan pangan murah di berbagai daerah, Kalsel optimis menjaga kedaulatan pangan yang stabil, mandiri, dan berkelanjutan. (Abdul Hakim/Andre Mardiansyah/Basim/Hayatun Nufus/Ulul Maskuriyah/Imam Hanafi)
Pewarta: Abdul HakimEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026