Seminar nasional ini mampu melahirkan gagasan dan masukan konstruktif bagi pemerintah daerah,

Kandangan (ANTARA) - Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Syafrudin Noor didampingi Inspektur Daerah HSS Kiky Rachmawati menghadiri Seminar Nasional bertajuk “Sinergi BPK dan Pemangku Kepentingan untuk Membangun Banua”, di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin.

Kegiatan ini diselenggarakan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kalsel bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII), mengutip pers rilis Dinas Kominfo HSS.

Seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, serta turut hadir Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sekaligus Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi, serta sejumlah kepala daerah dari kabupaten/kota se-Kalsel.

Baca juga: Bupati HSS hadiri rakornas mitigasi kekeringan lahan pertanian

"Saya berharap seminar nasional ini mampu melahirkan gagasan dan masukan konstruktif bagi pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan tugas masing-masing," kata wagub dalam sambutan.

Wagub menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Gubernur Kalsel H. Muhidin dan jajaran siap membuka ruang seluas-luasnya, untuk menerima masukan serta membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BPK RI, BPKP Kalsel, dan IKA PMII.

Selain itu, wagub juga mendorong para alumni PMII di Kalsel untuk berperan aktif dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan di daerah yang terdiri dari 13 kabupaten/kota tersebut.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk aktif mengikuti dialog, dan diskusi guna menghasilkan rekomendasi kebijakan yang bermanfaat.

Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kalsel Andriyanto menyampaikan seminar ini diikuti oleh unsur kepala daerah, pimpinan DPRD, instansi vertikal, akademisi, pimpinan perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, IKA PMII, serta jajaran internal BPKP Kalsel.

Baca juga: KORPRI HSS rakor mantapkan langkah organisasi tahun berjalan

Diterangkan dia, kegiatan ini bertujuan menjadi forum dialog dan pertukaran gagasan antara BPKP dan para pemangku kepentingan. Selain itu, juga untuk meningkatkan pemahaman bersama mengenai peran, fungsi, dan kedudukan BPK dalam sistem pemerintahan serta tata kelola keuangan negara.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin terbangun sinergi yang lebih kuat dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara dan daerah yang transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Seminar yang dipandu Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat Ahmad Yunani itu menghadirkan tiga narasumber, yakni Fathan Subchi, KH Prof Hafizh Ansyari (Wakil Ketua MUI Kalsel), serta Direktur Utama Bank Kalsel Fahruddin.



Pewarta: Fathurrahman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026