Kita harus bangga punya putra daerah yang menjadi pahlawan nasional dan terbukti memiliki rasa nasionalisme yang tinggi,
Kandangan (ANTARA) - Segenap elemen masyarakat, TNI/Polri, serta jajaran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan 2026, dipusatkan di Lapangan Lambung Mangkurat, alun-alun Kota Kandangan, Ahad.
Upacara berlangsung dengan penuh khidmat dihadiri Bupati HSS H. Syafrudin Noor, yang didampingi Wakil Bupati HSS H. Suriani, serta Sekda HSS H. Muhammad Noor. Hadir pula jajaran undangan kehormatan unsur forkopimda, para anggota DPRD HSS, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan organisasi wanita, serta para veteran kemerdekaan.
Momen peringatan tahun ini terasa kian istimewa dan haru dengan kehadiran keluarga besar pahlawan nasional Brigjend H. Hasan Basry, yang diwakili langsung oleh putra sulung beliau yang masih hidup. Dan bertindak selaku Inspektur Upacara dalam kesempatan tersebut adalah Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra.
Sedangkan komando upacara dipimpin Komandan Upacara Mayor Laut (PM) Santoso. Upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, untuk menyegarkan kembali ingatan kolektif tentang besarnya pengorbanan para pejuang di daerah.
Baca juga: Pemkab HSS dan Lanal Banjarmasin ziarah makan Brigjend H Hasan Basry
Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin. Dalam amanatnya, gubernur menekankan bahwa Proklamasi 17 Mei 1949 merupakan peristiwa keluhuran sejarah yang amat krusial bagi eksistensi republik di tanah Borneo.
"Proklamasi merupakan hal yang sangat penting, karena menunjukkan Pemerintahan Gubernur ALRI itu ada dan selalu konsisten berjuang, meski di bawah bayang-bayang Belanda," ujarnya.
Menurut dia, momen ini memperlihatkan betapa ikhlasnya para pejuang terdahulu, dalam jiwa nasionalisme yang tinggi, sesuai dengan tema 'Pejuang-Pejuang Yang Ikhlas Tidak Menuntut Jasa'. Inilah yang harus diwarisi oleh kita dan menjadi inspirasi dalam berbakti untuk banua dan bangsa.
Suasana upacara kian khidmat saat prosesi pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan dengan presisi oleh para Purna Paskibraka Kabupaten HSS Tahun 2025.
Tak sekadar seremonial, peringatan HUT ke-77 ini juga menjadi panggung apresiasi terhadap pelestarian kebudayaan daerah dengan penganugerahan Piagam Anugerah Kebudayaan kepada tiga individu yang dinilai berjasa besar, yaitu Hardiansyah (Sastra Tradisi dan Kontemporer), Abdul Kadir (Seni Pertunjukan/Pergelaran), dan Wildan Rizqan (Seni Pertunjukan/Pergelaran).
Baca juga: Sekda HSS : Kehadiran tim penilai perkuat motivasi perkuat pembangunan keluarga
Penghargaan prestisius ini diserahkan secara bergantian oleh Danlanal Banjarmasin, Bupati HSS, Wabup HSS, didampingi Forkopimda HSS, dan Sekda HSS.
Sebagai wujud penghormatan kepada pelaku sejarah, agenda kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tali asih serta bingkisan kepada para veteran, serta janda veteran yang berada di wilayah Kabupaten HSS.
Seusai pelaksanaan upacara, Bupati HSS H. Syafrudin Noor dalam wawancara bersama awak media menyampaikan rasa syukur, dan kebanggaan yang mendalam atas warisan sejarah pahlawan daerah.
"Kita harus bangga punya putra daerah yang menjadi pahlawan nasional dan terbukti memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, sehingga Kalimantan terbebas dari penjajahan," ujar bupati.
Pewarta: FathurrahmanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.