Mendorong percepatan serapan anggaran, guna menjaga pertumbuhan ekonomi daerah tetap berjalan,
Kandangan (ANTARA) - Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), H Syafrudin Noor menekankan pentingnya percepatan penyelesaian program agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir masa jabatan.
"Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada permasalahan tata kelola air, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir," kata bupati saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi (rakor) evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah, di pendopo kabupaten, Kandangan, Jumat.
Diterangkan bupati, capaian visi dan misi pemerintah daerah saat ini menunjukkan progres yang beragam, ada yang sudah tercapai, namun ada pula yang masih dalam proses.
Baca juga: Pemkab HSS siap jalin kerjasama pemenuhan SDM transportasi
Pihaknya pun ingin memastikan, seluruh program dapat diselesaikan dalam kurun waktu lima tahun.
Bupati juga mengingatkan agar belanja pegawai dapat ditekan di bawah 30 persen, sehingga alokasi anggaran dapat lebih optimal untuk program pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Ia turut mendorong percepatan serapan anggaran, guna menjaga pertumbuhan ekonomi daerah tetap berjalan.
Baca juga: Bupati HSS hadiri halal bihalal IKK HSS Banjarmasin
“Proses lelang kegiatan tahun 2027 diharapkan sudah bisa dilaksanakan di awal tahun, sehingga pelaksanaan program lebih cepat. Selain itu, prediksi kemarau panjang juga harus diantisipasi sejak dini,” tambahnya.
Adapun sebelum rakor dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu melaksanakan penandatanganan komitmen antikorupsi.
Penandatanganan ini dilakukan oleh bupati, wabup, sekda, para kepala OPD, hingga para camat sebagai bagian dari upaya mewujudkan percontohan kabupaten antikorupsi di HSS.
Pewarta: FathurrahmanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026