Pelaksanaan redistribusi tanah harus dilakukan secara tepat sasaran, transparan, adil, dan sesuai ketentuan,

Kandangan (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhammad Noor mengikuti sidang Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten HSS, terkait penetapan objek dan subjek redistribusi tanah tahun anggaran 2026.

Kegiatan tersebut digelar di aula Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten HSS, Kandangan, Kamis.

Baca juga: GOW HSS gelar penyuluhan gizi seimbang keluarga

"Sidang ini tindak lanjut hasil inventarisasi, identifikasi, pengukuran, dan penelitian lapang pada lokasi redistribusi tanah di Desa Pakan Dalam, Desa Baruh Jaya, dan Desa Samuda di Kecamatan Daha Utara dan Daha Selatan," kata sekda dalam keterangan.

Dan pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Kantor Pertanahan Kabupaten HSS, dan Tim GTRA yang telah mendukung pelaksanaan sidang.

Ia menegaskan reforma agraria merupakan program strategis nasional, untuk menciptakan keadilan dalam penguasaan dan pemanfaatan tanah bagi masyarakat.

“Pelaksanaan redistribusi tanah harus dilakukan secara tepat sasaran, transparan, adil, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar sekda.

Pihaknya pun berharap penetapan objek dan subjek redistribusi tanah dapat berjalan objektif, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan perekonomian keluarga.

"Selain itu, kita ingin seluruh pihak yang terlibat diminta melakukan verifikasi dan validasi data secara cermat, serta menjaga integritas dalam setiap tahapan pelaksanaan reforma agraria," tambahnya.

Baca juga: Dislautkan Kalsel kembangkan "haruan estate" empat kelompok di HSS

Turut berhadir, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten HSS, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten HSS, unsur kejaksaan, kepolisian, TNI, perwakilan perangkat daerah terkait, para camat, serta unsur terkait lainnya.



Pewarta: Fathurrahman
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026