Tokyo (ANTARA) - Amerika Serikat pada Rabu (11/3) mengatakan akan melepaskan 172 juta barel minyak bumi dari cadangan daruratnya, mulai minggu depan, dalam upaya menurunkan harga energi, yang melonjak akibat perang AS-Israel dengan Iran.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari pelepasan terkoordinasi sebesar 400 juta barel minyak yang dilakukan oleh 32 anggota Badan Energi Internasional (IEA) pada hari sebelumnya, menurut Menteri Energi AS Chris Wright.
Baca juga: China peringatkan penggunaan AI serangan AS ke Iran
Pengeluaran Cadangan Minyak Strategis AS diperkirakan akan memakan waktu sekitar 120 hari.
“Mereka (Iran) telah memanipulasi dan mengancam keamanan energi Amerika dan sekutunya,” kata Wright dalam sebuah pernyataan.
“Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, masa-masa seperti itu akan segera berakhir,” lanjutnya dalam pernyataan itu.
Aksi kolektif di bawah IEA ini adalah yang pertama sejak 2022, ketika Rusia memulai invasi besar-besaran ke Ukraina.
Pelepasan 400 juta barel minyak dari cadangan darurat 32 negara – termasuk banyak negara Eropa, serta Jepang dan Korea Selatan – akan menjadi preseden yang terbesar yang pernah ada.
Sumber: Kyodo
Baca juga: Witkoff tak tahu bagaimana operasi AS terhadap Iran berakhir
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Perang Timur Tengah picu AS lepas 172 juta barel cadangan minyak bumi
Pewarta: Yoanita Hastryka DjohanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026