Amuntai (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, menggelar Grand Final Lomba Bagarakan Sahur di kawasan Bundaran Tugu Shalawat, Kota Amuntai, dilaporkan Rabu.
Lomba Bagarakan Sahur menampilkan tradisi membangunkan sahur khas masyarakat Banjar. Peserta menggunakan alat musik bedug dan drum untuk menyemarakkan suasana dini hari tersebut.
Bupati HSU Sahrujani melalui panitia pelaksana menjelaskan tujuan utama kegiatan tersebut.
"Kami berupaya melestarikan tradisi budaya sekaligus menumbuhkan semangat kreativitas generasi muda saat Ramadhan," ujarnya.
Baca juga: Ketua DWP HSU: Ramadhan momentum perbanyak amal ibadah
Sebanyak sepuluh perwakilan kecamatan se-Kabupaten HSU turut berkompetisi. Ratusan warga antusias memadati lokasi untuk menyaksikan kreativitas melestarikan budaya lokal.
Setiap tim menampilkan atraksi dengan kostum menarik dan koreografi energik. Dewan juri menilai peserta berdasarkan aspek kekompakan, musikalitas, serta estetika penampilan secara keseluruhan.
Ketua Dewan Juri berikan hasil penilaian akhir lomba. Kecamatan Danau Panggang meraih Juara I karena dinilai paling kompak serta kreatif. Juara II diraih Kecamatan Amuntai Selatan. Sementara Kecamatan Amuntai Tengah menempati urutan Juara III.
Panitia juga mengumumkan pemenang kategori harapan dalam kesempatan tersebut. Juara Harapan I diraih Haur Gading, disusul Sungai Tabukan, dan terakhir diraih oleh Kecamatan Banjang.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan rutin di Kabupaten HSU. Tujuannya mempererat silaturahmi antarwarga serta menjaga kelestarian warisan budaya daerah Kalimantan Selatan.
Pewarta: Alya Salwa Ramadhina L PEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026