Tabalong Kalsel (ANTARA) - Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Firman Yusi pada reses, 14-21 Januari 2026 menyisir masyarakat daerah terpencil.
"Pada kesempatan reses kali ini, kami mendatangi konstituen (masyarakat) Desa Masingai I (sekitar 250 km utara Banjarmasin), Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong,".ujar Firman Yusi ketika dikonfirmasi, Sabtu malam.
Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong itu menerangkan, Desa Masingai cukup jauh dari kesibukan ibukota.
"Namun mereka disibukkan dengan usaha-usaha pertanian seperti perkebunan dan lainnya dalam upaya peningkatan ekonomi serta kesejahteraan keluarga," ujar Firman Yusi.
Menurut alumnus Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu, warga masyarakat daerah terpencil juga perlu sentuhan-sentuhan dan didengarkan aspirasi mereka.
"Dari aspirasi mereka kita olah pokok pikiran (pokir) Dewan sebagai masukan atau bahan pertimbangan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) provinsi," ujar anggota DPRD Kalsel dua periode tersebut.
Mantan anggota DPRD "Bumi Saraba Kawa" Tabalong itu berharap, pembangunan serta kesejahteraan rakyat merata sampai daerah terpencil. .
"Seperti halnya Kecamatan Upau masuk kawasan Pegunungan Meratus wilayah Tabalong atau kabupaten paling utara Kalsel berbatasan Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Timur (Kaltim) tempat Ibu Kota Nusantara (IKN)," lanjut Firman Yusi
Dalam kesempatan reses kali ini, wakil rakyat kelahiran "kota minyak" Tanjung (237 km utara Banjarmasin), ibukota Tabalong tersebut, menemui konstituen dari berbagai kalangan dengan wilayah yang berbeda.
Sebagai contoh reses bersama petani yang terhimpun dalam kelompok tani (poktan), pegiat organisasi mahasiswa sebagai calon intelektual dan pemimpin generasi mendatang, serta menyisir warga masyarakat daerah terpencil.

