Setelah pembinaan ini kader dapat terus melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada keluarga,

Kandangan (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, menggelar pembinaan khusus terkait program unggulan Pokja I memperkuat peran kader pengasuhan anak, yakni Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), di TP PKK Desa Gambah Dalam, Kecamatan Kandangan, Kamis.

Kegiatan pembinaan ini dipimpin Ketua Bidang I Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten HSS Hj. Misnawati Suriani, bersama jajaran anggota, serta turut hadir Ketua TP PKK Kecamatan Kandangan dan jajaran pengurus.

Baca juga: HSS gelar Bimtek Kader Posyandu dan luncurkan aplikasi Care+ Posyandu

Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas kader PKK desa dalam mengimplementasikan program PAAREDI, khususnya dalam menghadapi tantangan pengasuhan anak dan remaja di era digital saat ini.

Dalam arahannya, Hj. Misnawati Suriani menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak melalui pola asuh yang tepat, disertai pengawasan bijak terhadap penggunaan teknologi digital.

“Kader PKK memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, kami berharap setelah pembinaan ini kader dapat terus melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada keluarga di lingkungannya secara berkelanjutan,”ujar Hj Misnawati.

Baca juga: Pemkab HSS peringati Hari Kanker Sedunia tahun 2026

Pihaknya berharap melalui kegiatan ini, kader TP PKK Desa Gambah Dalam mampu menjadi perpanjangan tangan dalam menyosialisasikan serta mengimplementasikan program PAAREDI kepada masyarakat secara luas, sehingga tercipta keluarga yang berkualitas dan berdaya saing.

Di samping itu, agar para kader lebih memahami dan terampil dalam menerapkan pola asuh yang adaptif di era digital.

"Kader kita juga semakin mampu mengidentifikasi potensi risiko penggunaan teknologi pada anak, serta memberikan edukasi yang tepat kepada orang tua di lingkungannya," tambahnya.



Pewarta: Fathurrahman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026