Banjarmasin (ANTARA) - Bank Kalsel bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah strategis dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Konsolidasi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) milik Pemerintah Daerah se-Kalimantan Selatan di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin.

Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Kamis, langkah itu bertujuan untuk menciptakan struktur BPR yang lebih kokoh, efisien, dan inklusif, guna menjawab tantangan ekonomi digital serta memperluas jangkauan pembiayaan bagi masyarakat pelosok.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin, yang hadir mewakili Gubernur Kalsel, menegaskan, pemerintah provinsi mendorong penguatan lembaga keuangan daerah memperluas akses pembiayaan bagi UMKM pedesaan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi lokal.

"Pemerintah provinsi memandang penting peran BPR dan Bank Kalsel dalam meningkatkan inklusi keuangan. Kami ingin memastikan UMKM di pedesaan bisa 'naik kelas' melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dan cepat," ujar Syarifuddin.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan bahwa konsolidasi BPR bukan sekadar rangkaian merger atau penggabungan saja, melainkan sebagai upaya strategis untuk memperkuat fondasi kelembagaan dan layanan keuangan yang lebih inklusif.

“Konsolidasi BPR merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola, permodalan, dan kapasitas layanan. Dengan skala yang lebih besar dan struktur yang lebih kuat, BPR akan lebih mampu mendukung pembiayaan produktif UMKM dan memperluas inklusi keuangan, khususnya di wilayah pedesaan,” ujar Fachrudin.

Fachrudin menambahkan, Bank Kalsel siap menjadi mitra strategis. Kami akan memberikan pembinaan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, hingga pendampingan model bisnis digital agar BPR kita tidak tertinggal di era modern ini.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (10/01/2026) ini turut dihadiri oleh Kepala OJK Kalimantan Selatan, Kepala Biro Ekonomi Provinsi Kalsel, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten se-Kalimantan Selatan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandai adanya komitmen kolektif untuk membangun ekosistem keuangan yang stabil dan berkelanjutan.

Dengan semangat "Setia Melayani, Melaju Bersama", Bank Kalsel optimis kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, dan BPR akan mampu menciptakan stabilitas keuangan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat banua.



Pewarta: Latif Thohir
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026