Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan berkomitmen untuk bisa memberi pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khususnya di tingkat pedesaan dalam bidang kesehatan.


Hal tersebut diungkapkan Assisten Bidang Sosial Budaya dan Administrasi, Kabupaten Tanah Bumbu, Drs H Ambo Sakka dalam acara pertemuan kader kesehatan Posyandu, di Batulicin, Rabu
Salah satu terobosan yang kini mulai dirintis pemerintah dalam upaya peningkatan layanan kesehatan tersebut adalah kaderisasi tenaga kesehatan di tingkat pedesaan melalui gerakan Posyandu yang kualitas hasil pelayananya masih cenderung belum maksimal.

"Pemerintah melalui APBD sudah memberikan porsi dana kesehatan dengan jumlah kenaikan yang cukup signifikan. Ini merupakan bukti bahwa layanan kesehatan adalah hal yang sangat penting dan tidak bisa ditawar lagi," katanya.

Melalui gerakan Posyandu dengan pelayanan bermutu diharapkan tak ada lagi mayarakat kurang mampu yang tidak bisa berobat hanya karena tidak punya biaya.

Kader Posyandu akan dibina dan kinerjanya secara berlanjut akan selalu dievaluasi supaya mampu  memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Menurut Ambo Sakka, ada beberapa hal yang semestinya dimiliki kader kesehatan dalam upaya memeberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khusunya di daerah terpencil atau pedesaan.

Hal tersebut antara lain niat hati yang sangat tulus untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, tanggung jawab terhadap pekerjaan, bersikap transparan, ada upaya tindak lanjut terhadap pelayanan, dan menunjukan sikap baik terhadap yang dilayani.

"Niat hati yang tulus adalah kunci paling utama dalam memberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tidak bisa dinilai dengan uang. Sebab tanpa adanya niat dan komitmen yang baik pekerjaan apapun tidak akan maksimal," katanya.

Pertemuan yang disebut "Refresing Kader kesehatan" itu telah diprakarsai onggota tim penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu dan PT Arutmin Indonesia tambang Batulicin.

Tahap pertama pembinaan kader kesehatan ini dilakukan pada empat wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Simpang Empat, Karang Bintang, Mantewe, dan Kecamatan Kusan Hulu dengan jumlah seluruh peserta menacapai sekitar 60 orang.

Pada kesempatan itu, supervisor commoniti development (Comdev), PT Arutmin Indonesia tambang Batulicin, Edy Noorjayanto, menjelaskan upaya penyegaran (Refresing) kader kesehatan Posyandu tidak lepas dari komitmen pihak perusahaan dalam memanfaatkan dana comuniti social responsibelity (CSR)-nya sebagai upaya mendukung pelaksanaan program pemerintah.

Selain gerakan Posyandu dana CSR juga terus akan disalurkan untuk membantu masyarakat melalui kegiatan sunatan masal dan operasi bibir sumbing sebagaimana yang sudah berlangsung beberapa waktu terakhir.

"Untuk gerakan Posyandu kami juga ingin memberikan bantuan alat kesehatan terhadap kader yang ada di desa. Agar pelayanan Posyandu, baik Posyandu balita maupun Posyandu Lansia tidak lagi mengalami hambatan," katanya./yanto/C


 




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026