Tanjung (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin meyakini Kabupaten Tabalong yang kini genap berusia 60 tahun siap menjadi daerah yang adaptif, responsif, tangkas, dan transparan melalui penguatan infrastruktur digitalnya.
"Kini telah dipasang WiFi gratis di beberapa desa dan infrastruktur digital ini sangat menunjang pembangunan di Tabalong," ungkap H Muhidin pada puncak Hari Jadi Kabupaten Tabalong ke-60 di Pendopo Bersinar Pembataan, Senin.
Gubernur mengapresiasi kemajuan kabupaten paling utara Kalsel ini sebagai hasil kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga terwujud tata kelola pemerintahan yang baik dengan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Baca juga: Lapsus - Pemkab Tabalong perkuat digitalisasi dukung kawasan penyangga IKN
Ini sesuai tema hari jadi "Kolaborasi, Sinergi dan Inovasi untuk Tabalong Smart" yakni sejahtera secara ekonomi, maju dalam kualitas SDM dan infrastruktur, religius dalam kehidupan berbudaya dan bermasyarakat dan terdepan dalam inovasi dan pelayanan.
"Peringatan ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan dan pencapaian Tabalong, serta memperkuat komitmen untuk masa depan yang lebih baik," ungkap Muhidin.
Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani bersama Wakil Bupati Habib Muhammad Taufani Alkaf menyampaikan tema ini menjadi penegasan keberhasilan yang diraih harus terus diperkuat melalui kolaborasi bersama, sinergi lintas sektor, dan inovasi yang mampu membawa Tabalong melompat lebih jauh menjawab tantangan zaman.
Baca juga: DPRD Kalsel dorong "Tabalong Smart" jadi cermin layanan publik terukur
"Kabupaten Tabalong siap mengambil peran penting sebagai simpul pertumbuhan ekonomi dan jalur logistik yang menghubungkan berbagai kawasan di wilayah Kalimantan," tegas Haji Fani.
Mengingat posisi geografis Kabupaten Tabalong yang strategis dengan potensi sumber daya alam yang besar, serta pembangunan infrastruktur yang terus berkembang.
Selain itu, visi Tabalong SMaRT juga selaras dengan “Asta Cita” Presiden Prabowo Subianto yakni prioritas Tabalong SMaRT berfokus pada peningkatan SDM, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Termasuk memperluas lapangan kerja, peningkatan tenaga terampil, dan pengembangan industri kreatif.
"Sinergi dan kolaborasi akan terus kami perkuat agar arah pembangunan semakin terintegrasi, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Baca juga: Sajikan Paliat terbanyak, Tabalong raih penghargaan MURI
