HSS harus optimis dan bangga untuk murni menampilkan potensi lokal,
Kandangan (ANTARA) - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) mematangkan kesiapan para kadernya menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalsel.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda Try Out Kafilah HSS Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026, yang dilaksanakan di Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Amin, Desa Teluk Labak, Kecamatan Daha Utara, Kamis.
"Try out kali ini merupakan rangkaian pembinaan intensif yang ketiga kalinya. sebelumnya LPTQ HSS telah konsisten menggelar Training Center (TC) yang terjadwal sejak bulan Desember hingga April di Banjarmasin, dan akan berlanjut pada hari esok di Kandangan," kata Sekretaris LPTQ HSS sekaligus pelaksana kegiatan Ustadz Zulkifli dalam laporan kegiatan.
Diterangkan dia, salah satu bidang utama di LPTQ adalah bidang pembinaan dan pelatihan yang bertugas mencetak kader murni untuk mewakili Kabupaten HSS.
Apalagi saat ini, perhelatan MTQ mencakup dan memperlombakan 30 cabang lomba, dan lupa ia menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Ponpes Darul Amin yang dinilai konsisten melahirkan SDM Al-Qur'an potensial.
"Terima kasih kepada Ponpes Darul Amin yang setiap tahun selalu mengirimkan wakilnya, untuk berkompetisi di tingkat provinsi, dengan jumlah yang kian bertambah. Semoga ke depan, seluruh Ponpes di HSS bisa ikut andil menyumbangkan SDM terbaiknya," ucapnya.
Baca juga: Wabup HSS buka TC persiapan kafilah MTQ provinsi
Lebih jauh, menurut dia, momentum ini dipandang krusial mengingat Kabupaten HSS telah ditetapkan menjadi tuan rumah perhelatan akbar, MTQ Tingkat Provinsi Kalsel pada tahun 2028 mendatang.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) H. Suriani memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya keluarga besar Ponpes Darul Amin yang telah memfasilitasi kegiatan ini.
Ditegaskan dia, try out ini bukan sekadar latihan biasa, melainkan sebuah ikhtiar matang guna meraih hasil maksimal pada MTQ Tingkat Provinsi di Kabupaten Barito Kuala nanti.
Ini menjadi simulasi bermakna strategis yang berfungsi sebagai tolak ukur akhir kesiapan seluruh peserta, sebelum benar-benar turun ke medan musabaqah.
"Dari simulasi ini, kita bisa mengukur sejauh mana kemampuan seluruh anggota kafilah di semua cabang lomba. Baik dari segi teknis, penguasaan materi, penampilan, hingga yang paling utama adalah kesiapan mental dalam menghadapi lomba yang sesungguhnya," ungkap wabup.
Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan serius dan menunjukkan performa maksimal seolah-olah tengah bertanding di panggung utama.
Baca juga: Rakerda LPTQ HSS perkuat program pembinaan generasi Qur'ani
Arahan dan masukan dari para pelatih serta pembina diharapkan dapat dijadikan catatan penting, untuk memperbaiki kualitas penampilan.
Menutup sambutannya, wabup selaku Ketua LPTQ HSS menegaskan kembali komitmen daerah terkait independensi dan orisinalitas kafilah.
Pihaknya berharap besar agar ke depannya Kabupaten HSS tidak lagi mengandalkan, atau membawa masuk peserta dari luar daerah.
"HSS harus optimis dan bangga untuk murni menampilkan potensi lokal, yang dimiliki oleh putra-putri daerah kita sendiri," tambahnya.
Kemeriahan dan kekhidmatan acara hari itu semakin terasa karena dirangkaikan dengan gelaran Haflah Al-Qur'an.
Acara ini menampilkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang syahdu dari para qari dan qariah senior serta para peserta try out, jalannya Haflah Al-Qur'an dipandu Ketua Ifqah HSS H. M. Kastalani.
Turut berhadir, Pengasuh Ponpes Darul Amin, Camat Daha Utara, serta jajaran pengurus LPTQ dan Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafiz-Hafizah (Ifqah) Kabupaten HSS.
Pewarta: FathurrahmanEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.