Banjarbaru Kalsel (ANTARA) - Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK mengharapkan penguatan sinergitas guna keamanan "Banu" atau provinsi setempat yang kini berpenduduk empat juta jiwa lebih tersebar pada 13 kabupaten/kota.

Supian HK mengemukakan harapan itu usai menghadiri apel penyerahan pasukan dalam rangka Alih Komando dan Pengendalian (Kodal) Korem 101/Antasari dari Kodam VI/Mulawarman kepada Kodam XXII/Tambun Bungai, Senin. 

Baca juga: Bang Dhin upayakan penyelesaian sengketa lahan di Desa Pulau Panci Kotabaru

Penyerahan pasukan Alih Kodal Korem 101/Antasari tersebut berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru (35 km dari Banjarmasin), diawali dengan tradisi penerimaan Pangdam XXII/Tambun Bungai dan berlanjut gelar pasukan. 

"Momentum apel penyerahan pasukan dalam rangka Alih Kodal Korem 101/Antasari dari Kodam VI/Mulawarman kepada Kodam XXII/Tambun Bungai dapat memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Banua," tegas Supian HK. 

Menurut dia, keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama untuk mendorong percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalsel.

Ia menambahkan, bahwa alih kodal bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah amanah strategis yang memiliki arti penting dalam memperkokoh pertahanan di daerah, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan dan dinamika sosial kemasyarakatan.

Baca juga: Anggota Fraksi Golkar DPRD Kalsel ditekankan lebih berkualitas usai ikuti bimtek

“Alih Kodal adalah amanah strategis, yang menandai berlanjutnya tugas besar dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah, sekaligus memperkokoh kemitraan TNI bersama pemerintah daerah serta masyarakat. Dengan kebersamaan yang kuat, kita yakin Banua akan semakin maju dan masyarakat merasakan manfaatnya,” ujar Supian HK. 

Ketua DPRD Kalsel H Supian HK saat menghadiri apel penyerahan pasukan Alih Kodal Korem 101/Antasari dari Kodam VI/Mulawarman kepada Kodam XXII/Tambun Bungai di Banjarbaru, Senin (29/9/2025) (ANTARA/HO Humas Setwan Kalsel)

Dengan soliditas dan kebersamaan yang kuat, dirinya optimistis Kalsel akan semakin maju dan masyarakatnya merasakan dampak positif dari hadirnya stabilitas daerah yang terjaga. 

Usai apel, kegiatan dilanjutkan ramah tamah, kemudian ditutup dengan tradisi pelepasan Pangdam VI/Mulawarman berlangsung di halaman Gedung DR. KH. Idham Chalid - komplek perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru.

Sebagai catatan hingga tahun 1980-an Kalsel memiliki Kodam X/Lambung Mangkurat dan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berdiri sendiri Tahun 1957 juga punya Kodam XI/Tambun Bungai, kemudian Tahun 1990-an menyatu dengan Kodam VI/Mulawarman yang berkedudukan di Kalimantan Timur (Kaltim). 

 



Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026