Hulu Sungai Tengah Kalsel (ANTARA) - Tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di pedesaan Kalimantan Selatan kini mengalami perubahan, seperti terlihat pada pelaksanaan Maulid 1447 Hijriah di Desa Aluan Mati, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Pewarta ANTARA yang mengikuti kegiatan di Desa Aluan Mati, Kabupaten HST, Rabu, melaporkan warga setempat tak hanya melaksanakan pembacaan syair Maulid Habsy, Assalai, Addiba’i, hingga Asyraqal Anam, tetapi juga menambah ragam suguhan bagi para tamu undangan yang hadir.

Baca juga: Harga ikan capai Rp60 ribu per kg memasuki Maulid di HST

Jika sebelumnya para tamu hanya membawa pulang nasi lengkap dengan lauk, lalu sekitar dua dekade terakhir ditambah makanan ringan seperti mi instan, teh celup, dan kopi, kini warga menambahkan rangsang atau wadah tempat nasi tambahan sebagai oleh-oleh.

Begitu pula dalam tradisi berbagi ketika pembacaan Ashraqal atau Thala’al, yang semula hanya berupa “bunga rampai” dari daun pandan, bunga mawar, serta minyak wangi.

Seiring waktu, suguhan tersebut dilengkapi makanan ringan khas pedesaan, seperti tengo dan kue tradisional, bahkan kini disertai uang dengan nominal minimal Rp5.000.

Seorang tokoh agama dan masyarakat setempat Muhammad Ilmi Muhran (66) mengatakan perubahan dalam tradisi suguhan itu mencerminkan harapan masyarakat akan bertambahnya berkah dan rahmat dari Allah SWT melalui momentum peringatan Maulid.

Baca juga: Pemkab HST gelar delapan titik pasar murah jelang Maulid Nabi

“Tambahan oleh-oleh ini bukan hanya bersifat konsumtif, tetapi ada pula yang bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga,” ujar pensiunan guru agama yang kini kakek dari lima cucu tersebut.

Meski demikian, Muhran menekankan bahwa perubahan itu bukan sebuah keharusan, terutama bagi warga yang kurang mampu.

“Yang terpenting adalah terlaksananya Maulid dengan penuh makna, bukan banyak atau sedikitnya suguhan,” ujarnya menegaskan.

Tradisi Maulid di pedesaan Kalimantan Selatan masih menjadi magnet kebersamaan warga.

Selain bernuansa religius, peringatan tersebut juga menjadi wadah silaturahim yang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Baca juga: Bupati HST safari Maulid Nabi di Desa Lok Besar

 
Sejumlah warga merayakan Maulid di Desa Aluan Mati Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel, Selasa (9/9/2025) malam. (ANTARA/Syamsuddin Hasan)

 



Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Taufik Ridwan

COPYRIGHT © ANTARA 2026