Muhidin menyampaikan hal itu saat bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Minggu.
Baca juga: Tingkatkan rekam kependudukan, Kalsel luncurkan Identitas Kependudukan Digital
“Mudah-mudahan pemuda tetap berkarya. Jangan terlalu diam. Dahulu para pejuang berjuang mati-matian, maka sekarang giliran anak-anak muda untuk berkarya dan belajar mengisi kemerdekaan. Jangan sampai kita dianggap remeh oleh negara lain,” kata Muhidin saat memimpin Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Ia pun mengapresiasi terhadap kelancaran pelaksanaan upacara sekaligus antusiasme masyarakat yang hadir, termasuk para petugas pengibar bendera yang menurutnya menjalankan tugas dengan baik.
Gubernur Muhidin menuturkan peringatan HUT ke-80 RI semakin semarak karena diikuti berbagai elemen mulai dari masyarakat umum, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, hingga seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Baca juga: Kalsel luncurkan diskon-pemutihan pajak kendaraan hingga akhir 2025
“Alhamdulillah kita semua lengkap, dari masyarakat ada yang mewakili, Forkopimda, instansi vertikal, SKPD, semuanya hadir,” katanya.
Muhidin berharap momentum kemerdekaan dapat memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Banua. Ia menekankan bahwa pengisian kemerdekaan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan seluruh lapisan masyarakat.
“Mari kita bersama-sama menjaga semangat perjuangan para pahlawan dengan kerja nyata untuk kemajuan Banua,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Muhidin juga menyampaikan pesan khusus kepada para generasi muda agar tidak hanya berdiam diri, tetapi aktif berkarya dan berinovasi untuk membangun daerah.
Baca juga: Ketua DPRD tekankan pemerataan pembangunan pada HUT ke-75 Kalsel
Pewarta: Tumpal Andani AritonangEditor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026